DPR Desak Polisi Ungkap Tiga Orang Hilang Pasca Demo Agustus 2025

Rabu, 17 September 2025 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andreas Hugo Pereira mendesak Polri ungkap kasus tiga orang hilang pasca demo Agustus 2025 di Jakarta. Dok-PDIP

Andreas Hugo Pereira mendesak Polri ungkap kasus tiga orang hilang pasca demo Agustus 2025 di Jakarta. Dok-PDIP

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pereira, mendesak Kepolisian segera menemukan tiga orang yang masih dilaporkan hilang pasca-demo akhir Agustus 2025.

Menurut Andreas, negara melalui aparat memiliki kewajiban mengungkap penyebab dan lokasi mereka, serta memastikan tidak ada pihak yang luput dari tanggung jawab.

“Polisi harus menemukan dan menjelaskan bagaimana serta kenapa mereka hilang,” ujarnya Selasa (16/9/2025).

Baca Juga :  Pasutri Kurir 19 Kg Sabu Diciduk di Tambora, Polisi Bongkar Jaringan Pekanbaru–Jakarta

Legislator PDIP ini mengingatkan agar tragedi kehilangan yang pernah terjadi sebelumnya tidak terulang. Dia menegaskan negara harus menuntaskan kasus ini dengan seluruh perangkat hukum dan kepolisian.

KontraS sebelumnya melaporkan tiga individu masih belum ditemukan:

  1. Bima Permana Putra — hilang sejak 31 Agustus, terlihat terakhir di Glodok, Jakarta Barat.
  2. Muhammad Farhan Hamid — demonstran, hilang sejak 31 Agustus, terakhir tampak di Brimob Kwitang, Jakarta Pusat.
  3. Reno Syahputradewodemonstran, hilang sejak 30 Agustus, terakhir muncul di Brimob Kwitang, Jakarta Pusat. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global
Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig
Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global
Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial
Gembong Narkoba Dewi Astutik Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Otak Kasus 2 Ton Sabu
Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda
Harga Bahan Pokok Stabil, Cabai hingga Bawang Turun Pasca Lebaran 2026
Cuaca Ekstrem di Ciamis, 80 Lebih Rumah Rusak Disapu Angin Kencang

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:30 WIB

Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:00 WIB

Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:30 WIB

Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:10 WIB

Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:05 WIB

Gembong Narkoba Dewi Astutik Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Otak Kasus 2 Ton Sabu

Berita Terbaru

Membongkar narasi perang. Perspektif Keamanan Kritis mengungkap bagaimana konstruksi maskulinitas militeristik mendominasi kebijakan luar negeri dan sering kali mengabaikan kerentanan nyata perempuan di wilayah konflik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Minggu, 29 Mar 2026 - 17:30 WIB

Ilustrasi, Ekonomi Gig menjanjikan kebebasan

INTERNASIONAL

Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig

Minggu, 29 Mar 2026 - 17:00 WIB

Melawan logika dominasi. Ekofeminisme mengungkap bahwa pemulihan bumi mustahil tercapai tanpa meruntuhkan struktur patriarki yang mengeksploitasi perempuan dan alam secara bersamaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global

Minggu, 29 Mar 2026 - 16:30 WIB

Menembus batas identitas tunggal. Konsep interseksionalitas membuktikan bahwa perjuangan perempuan tidak bisa menggunakan pendekatan 'satu ukuran untuk semua' guna menghapus penindasan yang berlapis. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial

Minggu, 29 Mar 2026 - 16:10 WIB