JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Bencana banjir dan longsor yang terjadi di Sumatera Barat membuat Komisi XIII DPR RI mendorong percepatan dan kemudahan penerbitan ulang dokumen keimigrasian bagi warga terdampak bencana di Sumatera Barat.
Langkah ini dianggap krusial karena banyak dokumen warga rusak atau hilang akibat banjir bandang dan longsor.
Dorongan tersebut disampaikan Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya saat kunjungan kerja spesifik ke Padang.
Dalam pernyataannya, Willy meminta Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sumbar, Nurudin, untuk memastikan proses penerbitan ulang dokumen berjalan mudah, cepat, dan tanpa biaya tambahan.
“Kami mendorong Kanwil Ditjen Imigrasi Sumbar berkomitmen menerbitkan kembali dokumen keimigrasian bagi masyarakat terdampak bencana, dengan pembebasan syarat dokumen dan pungutan biaya,” tegas Willy, Minggu (30/11/2025).
Menurutnya, kemudahan ini dibutuhkan karena dokumen administrasi kependudukan para korban juga ikut rusak, basah, atau hilang terbawa arus banjir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Willy menjelaskan bahwa banjir bandang di Sumbar, Sumut, dan Aceh merusak banyak dokumen warga. Karena itu, ia menilai bantuan bagi korban tidak cukup berupa logistik, tetapi juga kemudahan administrasi negara.
“Bantuan bukan hanya logistik. Kemudahan penerbitan ulang dokumen negara juga sangat penting,” ujarnya.
Willy berharap Imigrasi Sumbar segera merealisasikan langkah ini. Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sumbar, Nurudin, menyatakan siap mendukung kebijakan tersebut.
Imigrasi akan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kemenkeu, karena penerbitan dokumen imigrasi terkait langsung dengan PNBP. (red)



















