DPRD DKI Dukung RDF Plant Rorotan, Target Kurangi 2.500 Ton Sampah per Hari

Jumat, 26 September 2025 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RDF Plant Rorotan Jakarta Utara, pengelolaan sampah ibu kota. (Posnews/Kominfo)

RDF Plant Rorotan Jakarta Utara, pengelolaan sampah ibu kota. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi D DPRD DKI Jakarta mendukung penuh pengoperasian RDF Plant Rorotan Jakarta Utara. Fasilitas modern ini diyakini jadi solusi efektif mengurangi gunungan sampah di ibu kota.

“RDF ini sangat penting untuk mengatasi persoalan sampah Jakarta,” tegas Ketua Komisi D DPRD DKI, Yuke Yurike, Jumat (26/9/2025).

Meski begitu, ia mengingatkan uji coba harus dijalankan hati-hati agar tidak menimbulkan keluhan warga sekitar.

Saat ini RDF Plant Rorotan masih dalam tahap uji coba bertahap dengan target kapasitas 2.500 ton per hari. Proses pengolahan difokuskan pada sampah kering untuk meminimalisasi gangguan, terutama bau menyengat.

Baca Juga :  Kapolda Metro Pimpin Sertijab Pejabat dan Kapolres, Ini Daftar Lengkapnya

“Uji coba dilakukan sedikit demi sedikit. Harapannya saat beroperasi penuh, tidak ada keluhan dari warga,” jelas Yuke.

Komisi D DPRD DKI juga terus memantau perkembangan RDF Plant lewat komunikasi intens dengan dinas terkait. Bahkan, DPRD berencana meninjau langsung ke lokasi sebelum fasilitas resmi beroperasi.

“Intinya, kami ingin memastikan tidak ada masalah lingkungan. Kalau bau dan gangguan bisa diatasi, masyarakat pasti menerima. Apalagi RDF ini mampu mengurangi hingga 2.500 ton sampah per hari. Itu sangat signifikan menekan timbunan di TPST Bantargebang,” tegasnya.

Baca Juga :  Polri Gagalkan Penyelundupan Happy Water 1,7 Kg, Dua WNA Malaysia dan Cina Ditangkap

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yuke memastikan DPRD tetap mendukung penuh program strategis Pemprov DKI untuk mengatasi masalah sampah. Namun, ia menekankan pelaksanaannya harus memperhatikan kenyamanan warga.

“Mudah-mudahan tidak ada masalah. Karena tujuan kita menyelesaikan masalah, bukan menambah masalah,” tandas Yuke. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Cook di Antara Retorika dan Realitas Geopolitik
9,1 Juta Warga Benggala Barat Kehilangan Hak Pilih Jelang Pemilu
Modus Tanya Alamat Berujung Pembacokan, Pelaku Begal Dibekuk
Polisi Ringkus 2 Pelaku Penjual Phishing Tools, Kerugian Tembus Rp350 Miliar
Buronan Narkoba 2 Wanita Diburu, Polisi Ungkap Peran Licin di Balik Layar
Tekanan Tiongkok Paksa Presiden Taiwan Batalkan Kunjungan ke Afrika
Aliansi Seoul-Washington: Komandan Militer AS Protes Dugaan Kebocoran Data Nuklir Korut
Kepentingan Bisnis di Atas Segalanya: Ceko Tolak Fasilitas Negara untuk Misi ke Taiwan

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 21:59 WIB

Tim Cook di Antara Retorika dan Realitas Geopolitik

Rabu, 22 April 2026 - 19:53 WIB

9,1 Juta Warga Benggala Barat Kehilangan Hak Pilih Jelang Pemilu

Rabu, 22 April 2026 - 19:45 WIB

Modus Tanya Alamat Berujung Pembacokan, Pelaku Begal Dibekuk

Rabu, 22 April 2026 - 19:28 WIB

Polisi Ringkus 2 Pelaku Penjual Phishing Tools, Kerugian Tembus Rp350 Miliar

Rabu, 22 April 2026 - 19:10 WIB

Buronan Narkoba 2 Wanita Diburu, Polisi Ungkap Peran Licin di Balik Layar

Berita Terbaru

Melampaui bayang-bayang Steve Jobs. Tim Cook mentransformasi Apple dari raksasa perangkat keras menjadi kekuatan layanan digital bernilai $4 triliun, sembari menavigasi sengketa dagang global dan transisi teknologi AI di tahun 2026. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Tim Cook di Antara Retorika dan Realitas Geopolitik

Rabu, 22 Apr 2026 - 21:59 WIB

Ilustrasi, Demokrasi di bawah ancaman. Revisi daftar pemilih yang kontroversial di Benggala Barat mengakibatkan penghapusan masif hak pilih minoritas, memicu tuduhan manipulasi sistemik dan kegagalan algoritma AI dalam mengenali identitas warga tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

9,1 Juta Warga Benggala Barat Kehilangan Hak Pilih Jelang Pemilu

Rabu, 22 Apr 2026 - 19:53 WIB