Dua Kerangka Hangus di Gedung ACC Kwitang, Polisi Umumkan Hasil DNA Pekan Depan

Minggu, 2 November 2025 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi dan penyelidikan polisi di lokasi penemuan dua kerangka manusia hangus di Gedung ACC Kwitang, Jakarta Pusat. (Ist)

Evakuasi dan penyelidikan polisi di lokasi penemuan dua kerangka manusia hangus di Gedung ACC Kwitang, Jakarta Pusat. (Ist)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Polisi terus mendalami identitas dua kerangka manusia misteri yang ditemukan  hangus terbakar di Gedung Astra Credit Companies (ACC) Kwitang, Jakarta Pusat.

Rencananya, polisi akan mengumumkan hasil identifikasi DNA kedua kerangka manusia tersebut pada pekan depan, begitu hasil labfor Polri keluar.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Hery Saputra menegaskan bahwa penyidik sudah mencocokkan DNA kerangka tersebut dengan dua keluarga yang melaporkan kehilangan anggota keluarga saat demo rusuh akhir Agustus 2025.

Baca Juga :  Banjir Rob Mengintai Jakarta hingga 7 Januari 2026, Warga Pesisir Diminta Siaga

“Hari Rabu kemungkinan hasil tes DNA keluar. Saat ini belum ada,” tegas Roby, Minggu (2/11/2025).

Roby menjelaskan bahwa petugas baru menemukan kerangka tersebut dua bulan setelah kericuhan. Hal ini karena gedung tidak pernah dibersihkan dan dipenuhi puing bekas kebakaran.

“Jenazah hangus terbakar dan tertumpuk sisa material. Gedung tidak digunakan setelah kebakaran, sehingga tidak diperiksa detail sampai rencana renovasi,” jelasnya.

Selanjutnya, kerangka itu ditemukan pada Kamis (30/10/2025) saat tim konstruksi melakukan pengecekan bangunan. Kedua kerangka berada di antara puing dengan kondisi hangus total.

Mengarah ke Pendemo Hilang

Kemudian, penyidik mengaitkan temuan ini dengan dua pemuda yang dilaporkan hilang saat aksi demonstrasi:

  • Reno Syahputra Dewo (24)
  • Muhammad Farhan Hamid (23)
Baca Juga :  Selamat Tinggal Pacaran, Halo Situationship

Keluarga keduanya sudah menyerahkan sampel DNA untuk dicocokkan dengan kerangka.

“Kami cocokkan DNA keluarga dengan hasil temuan di TKP,” ujar Roby.

Kasus ini menarik perhatian publik karena dugaan kuat kerangka tersebut merupakan peserta aksi yang hilang. Untuk itu, masyarakat menanti hasil forensik resmi guna memastikan apakah tragedi demo Agustus 2025 menyimpan fakta kelam yang belum terungkap. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TransJakarta Perpanjang Operasional Rute Blok M–Ancol hingga 02.00 WIB
Komplotan Perampok Bersenjata Tajam di Cibitung Dibekuk, 6 Pelaku Ditangkap
Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir
Polisi Periksa Mantan Ketua Yayasan terkait 995 Senapan Angin di Jaksel
Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan
Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:06 WIB

TransJakarta Perpanjang Operasional Rute Blok M–Ancol hingga 02.00 WIB

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Komplotan Perampok Bersenjata Tajam di Cibitung Dibekuk, 6 Pelaku Ditangkap

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Polisi Periksa Mantan Ketua Yayasan terkait 995 Senapan Angin di Jaksel

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor

Berita Terbaru

Valve membongkar rahasia sensor kapasitif Grip Sense pada Steam Controller. Fitur ini mengendalikan gyro, weapon wheel, dan navigasi menu tanpa tombol fisik tambahan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Valve Ungkap Fitur Tersembunyi Grip Sense di Steam

Minggu, 9 Agu 2026 - 06:00 WIB

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB