Dua Tewas Duel Pedang Katana di Kintamani Bali, Bentrok Warga Gegerkan Publik

Senin, 13 Oktober 2025 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menahan pelaku perkelahian brutal di Kintamani, Bali, yang menewaskan dua orang akibat duel pedang katana. Dok: Polres Bangli

Polisi menahan pelaku perkelahian brutal di Kintamani, Bali, yang menewaskan dua orang akibat duel pedang katana. Dok: Polres Bangli

BALI, POSNEWS.CO.ID – Bentrok warga menggunakan pedang katana menggegerkan warga setempat. Dua orang tewas dalam perkelahian brutal di Kecamatan Kintamani, Bali, Minggu (12/10/2025) pagi.

Aksi sadis itu terjadi setelah cekcok terkait penyetopan mobil Jeep, dan korban ditebas pedang katana.

Humas Polres Bangli, Iptu I Ketut Gede Ratwijaya, menjelaskan, perkelahian berawal saat Jero Sumadi (47) marah karena I Ketut Arta (26) menyetop mobilnya dan mengirim pesan ajakan berkelahi.

“Beberapa menit setelah pesan itu, Jero Sumadi, I Ketut Kartawa, dan I Wayan Ruslan menghadang I Ketut Arta di depan warung. Ketiganya membawa senjata tajam sehingga Arta melarikan diri,” kata Ratwijaya, Senin (13/10/2025).

Arta kemudian menghubungi kakaknya, Jero Wage, dan bersama Nyoman Berisi kembali ke lokasi membawa dua bilah pedang katana. Bentrok pun pecah antara dua kubu hingga menimbulkan korban jiwa.

Dua orang dari kubu Jero Sumadi tewas di lokasi. Mereka adalah Jero Sumadi (47) dan I Ketut Kartawan (50). Sementara seorang korban lain dilaporkan kritis.

Baca Juga :  Satgas Haji Polri Tetapkan 13 Tersangka Haji Non-Prosedural, 320 Korban Rugi Rp10 Miliar

“Ketut Arta tersulut emosi setelah diserang kubu korban sehingga menyerang balik. Akibatnya, dua orang meninggal dunia dan satu mengalami kritis,” tambah Ratwijaya.

Polisi kini menahan pelaku dan mengumpulkan bukti serta keterangan saksi untuk memastikan kronologi perkelahian dan motif di balik pertikaian mematikan ini.

Warga Kintamani diminta tetap waspada dan menghindari konfrontasi antar kelompok demi keamanan lingkungan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Temuan 995 Senjata di Sekolah Jaksel, Polisi Diminta Buka Ruangan Mirip Bunker
Nasabah Dibacok Usai Ambil Uang di Bank, Rp30 Juta Dibawa Kabur
Polres Jakbar Musnahkan Narkoba Rp119 Miliar, Jaringan Internasional Digulung
Fakta Baru Mutilasi Depok, Polisi Dalami Dugaan Tersangka di Grup Komunitas Gay
Bocah Tewas Diduga Diterkam Buaya di Jambi Saat Bersiap Berangkat Sekolah
Pasutri di Bandung Diduga Jambret HP Anak di Bawah Umur, Dibekuk Warga Saat Kabur
Nenek 69 Tahun Tewas di Tangan Oknum Polisi, Motif Rp50 Juta Terungkap
Mutilasi Depok: Saepul Habisi Kunaefi, Potongan Kaki Dibuang ke Sungai

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Temuan 995 Senjata di Sekolah Jaksel, Polisi Diminta Buka Ruangan Mirip Bunker

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Polres Jakbar Musnahkan Narkoba Rp119 Miliar, Jaringan Internasional Digulung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Fakta Baru Mutilasi Depok, Polisi Dalami Dugaan Tersangka di Grup Komunitas Gay

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:54 WIB

Bocah Tewas Diduga Diterkam Buaya di Jambi Saat Bersiap Berangkat Sekolah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:19 WIB

Pasutri di Bandung Diduga Jambret HP Anak di Bawah Umur, Dibekuk Warga Saat Kabur

Berita Terbaru

Serangan siber mandiri oleh model AI OpenAI dan Anthropic memicu perdebatan hukum mengenai pertanggungjawaban perusahaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Model AI Serang Situs Web Secara Mandiri

Kamis, 6 Agu 2026 - 16:12 WIB

Honda Motor meluncurkan teknologi tangan robotik empat jari berpresisi tinggi untuk membantu otomatisasi pabrik dan mengatasi kelangkaan tenaga kerja. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Honda Ciptakan Tangan Robotik Canggih Pengganti ASIMO

Kamis, 6 Agu 2026 - 14:00 WIB