Gegana Amankan Granat Berkarat di Kontrakan Lubang Buaya, Cipayung Jakarta Timur

Rabu, 24 September 2025 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Granat Nanas. Dok: Istimewa

Ilustrasi, Granat Nanas. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Warga Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur sempat digegerkan penemuan benda diduga granat di halaman belakang sebuah kontrakan, Selasa (23/9/2025).

Barang berbahaya tersebut akhirnya diamankan tim Gegana Polda Metro Jaya setelah dilaporkan ke polisi.

Kejadian bermula pada Senin, 22 September 2025, sekitar pukul 11.00 WIB, saat Rudi Sumartin, salah satu saksi, sedang membersihkan halaman belakang kontrakannya menggunakan cangkul.

Saat menggali tanah sedalam sekitar 20 cm, Rudi menemukan benda berbentuk bulat yang sudah berkarat. Awalnya, ia mengira benda itu hanyalah batu, kemudian menyingkirkannya ke pinggir halaman.

Baca Juga :  Yusril Pastikan RPP UU Polri Segera Terbit, Jabatan ASN TNI-Polri Diatur Tegas

Sekitar pukul 18.00 WIB, Heri Susanto, tetangga Rudi, melihat benda tersebut dan menyadari, “Kayaknya itu granat.” Heri kemudian melaporkan penemuan itu kepada Bachtiar Makmur, Ketua RT setempat.

Sekitar pukul 20.30 WIB, Bachtiar datang ke lokasi dan memastikan benda tersebut memang berpotensi granat aktif.

Laporan dan Penanganan Polisi

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keesokan paginya, Selasa, 23 September 2025, Heri melaporkan penemuan granat ke Piket Polsek Cipayung. Polisi kemudian mendatangi lokasi dan menghubungi Piket Polres Jakarta Timur dan tim Gegana Polda Metro Jaya.

Baca Juga :  Cuaca Jakarta 9 Desember 2025, BMKG: Hujan Ringan hingga Langit Berawan

Tim Gegana langsung mengamankan benda tersebut untuk diperiksa lebih lanjut agar tidak menimbulkan bahaya bagi warga sekitar. Sementara itu, area lokasi dijaga ketat hingga penanganan selesai.

Pihak kepolisian menghimbau warga sekitar untuk tetap tenang dan tidak mencoba memindahkan atau menyentuh benda mencurigakan. Warga juga diminta segera melapor ke pihak kepolisian bila menemukan barang sejenis agar bisa ditangani profesional. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Manuver Kilat Trump: Naikkan Tarif Global ke Batas Maksimal
Aliansi Trump-Takaichi Tetap Solid di Tengah Badai Hukum
Krisis Jalur Druzhba: Slovakia Ancam Putus Listrik Ukraina
Mahkamah Agung Batalkan Tarif Global dan Rebut Kembali Wewenang Pajak
Tangkap 10 Remaja Tawuran di Cipayung, Polres Metro Depok Bina di Pesantren Kilat
Produk AS Tetap Wajib Halal, MUI: Jangan Korbankan Prinsip Demi Ekonomi
Modus Pancing ke Hotel, Pasutri di Tangerang Rampok dan Lukai Mantan Pacar
80 Kg Sabu dan 50 Ribu Pil Ekstasi Disita di Asahan, Polrestabes Medan Ringkus 2 Kurir

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:36 WIB

Manuver Kilat Trump: Naikkan Tarif Global ke Batas Maksimal

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:32 WIB

Aliansi Trump-Takaichi Tetap Solid di Tengah Badai Hukum

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:30 WIB

Krisis Jalur Druzhba: Slovakia Ancam Putus Listrik Ukraina

Minggu, 22 Februari 2026 - 11:20 WIB

Mahkamah Agung Batalkan Tarif Global dan Rebut Kembali Wewenang Pajak

Minggu, 22 Februari 2026 - 11:13 WIB

Tangkap 10 Remaja Tawuran di Cipayung, Polres Metro Depok Bina di Pesantren Kilat

Berita Terbaru

Tekanan ekonomi maksimal. Kurang dari 24 jam setelah pukulan hukum dari Mahkamah Agung, Presiden Donald Trump justru melipatgandakan tekanan melalui kenaikan tarif impor global hingga batas tertinggi yang diizinkan undang-undang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Manuver Kilat Trump: Naikkan Tarif Global ke Batas Maksimal

Minggu, 22 Feb 2026 - 14:36 WIB

Ketahanan aliansi Pasifik. Meskipun Mahkamah Agung AS membatalkan dasar hukum tarif global Donald Trump, kemitraan strategis dengan PM Jepang Sanae Takaichi tetap melaju melalui komitmen investasi jumbo. Dok: Reuters.

INTERNASIONAL

Aliansi Trump-Takaichi Tetap Solid di Tengah Badai Hukum

Minggu, 22 Feb 2026 - 13:32 WIB

Ultimatum energi di Eropa Tengah. PM Robert Fico mengancam akan menghentikan pasokan listrik darurat bagi stabilitas jaringan Ukraina sebagai balasan atas terhentinya aliran minyak mentah melalui pipa Druzhba. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Krisis Jalur Druzhba: Slovakia Ancam Putus Listrik Ukraina

Minggu, 22 Feb 2026 - 12:30 WIB