Krisis Jalur Druzhba: Slovakia Ancam Putus Listrik Ukraina

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ultimatum energi di Eropa Tengah. PM Robert Fico mengancam akan menghentikan pasokan listrik darurat bagi stabilitas jaringan Ukraina sebagai balasan atas terhentinya aliran minyak mentah melalui pipa Druzhba. Dok: Istimewa.

Ultimatum energi di Eropa Tengah. PM Robert Fico mengancam akan menghentikan pasokan listrik darurat bagi stabilitas jaringan Ukraina sebagai balasan atas terhentinya aliran minyak mentah melalui pipa Druzhba. Dok: Istimewa.

BRATISLAVA, POSNEWS.CO.ID – Hubungan diplomatik antara Slovakia dan Ukraina berada di titik terendah. Perdana Menteri Robert Fico secara resmi mengancam akan melumpuhkan stabilitas energi Ukraina jika masalah pasokan minyak mentah nasional tidak segera tuntas.

Fico menyampaikan peringatan tersebut melalui media sosial. Ia menegaskan akan menginstruksikan operator sistem transmisi negara, SEPS, untuk menghentikan aliran listrik darurat ke Kyiv. Oleh karena itu, Slovakia menuntut pemulihan penuh jalur pipa Druzhba paling lambat hari Senin depan.

Lonjakan Beban Listrik dan Tuduhan Sabotase

Pemerintah Slovakia mencatat permintaan listrik darurat dari Ukraina meningkat drastis belakangan ini. Pada Januari 2026 saja, pasokan listrik untuk menstabilkan jaringan energi Ukraina sudah dua kali lebih besar daripada total pasokan sepanjang tahun 2025.

Meskipun demikian, Fico menilai Kyiv tidak menunjukkan rasa terima kasih. Ia justru menuduh Presiden Volodymyr Zelenskyy sengaja bertindak jahat terhadap kepentingan Slovakia. Pasalnya, Bratislava secara konsisten menolak untuk memberikan dukungan militer dalam konflik Ukraina-Rusia. Fico bahkan melontarkan tuduhan bahwa Zelenskyy melakukan pemerasan politik dan mencoba mengintervensi kampanye pemilihan umum di Hungaria.

Baca Juga :  Bangkit atau Gagal, Skuad Garuda Wajib Menang Mutlak Lawan Irak

Dampak Ekonomi dan Krisis Druzhba

Terhentinya aliran gas dan minyak membawa konsekuensi finansial yang sangat berat bagi Slovakia. Fico mengeklaim bahwa penghentian aliran gas telah menyebabkan kerusakan tahunan senilai 500 juta euro (sekitar $590 juta) sejak awal tahun 2025.

Selain itu, situasi semakin memburuk pasca-serangan fisik terhadap pipa Druzhba pada 27 Januari lalu. Otoritas Ukraina mengonfirmasi bahwa pasokan minyak ke Slovakia dan Hungaria harus terhenti akibat kerusakan infrastruktur tersebut. Alhasil, Slovakia secara resmi telah mendeklarasikan status darurat minyak nasional guna mengelola cadangan strategis yang tersisa.

Baca Juga :  Eks-Maiko Bongkar Praktik Perbudakan dan Pelecehan

Diplomasi yang Memanas

Ketegangan ini menunjukkan keretakan serius di dalam blok Eropa Timur. Di satu sisi, Ukraina berjuang mempertahankan infrastruktur energinya dari serangan Rusia. Di sisi lain, negara tetangga seperti Slovakia mulai kehilangan kesabaran akibat beban ekonomi dan logistik yang terus membengkak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada akhirnya, keputusan Bratislava pada hari Senin depan akan menjadi penentu bagi nasib jutaan warga Ukraina yang bergantung pada impor listrik darurat untuk bertahan hidup di musim dingin. Dunia internasional kini memantau apakah ancaman Fico tersebut merupakan gertakan politik atau langkah awal dari blokade energi yang lebih luas di kawasan tersebut.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serbu Promo Ancol, Masuk Cuma Rp120 Ribu per Mobil Tanpa Batas Penumpang
Karyawan Minimarket Bobol Brankas Rp52 Juta, Habis 3 Jam untuk Judi Online
Starmer Tegur Raksasa Teknologi: Situasi Ini Tidak Boleh Berlanjut Demi Keamanan Anak
Efek Dominan AI: Snap Inc. Pangkas 1.000 Karyawan guna Kejar Profitabilitas
Polisi Tangkap Mantan Suami Pembunuh Wanita di Pondok Pakulonan Serpong
Masa Depan Kendaraan Listrik di Indonesia: Infrastruktur vs Kesiapan Masyarakat
PC vs Laptop di Era Kerja Remote: Mana yang Lebih Worth It untuk Jangka Panjang?
Mengenal Metaverse di Tahun 2026: Masihkah Relevan atau Hanya Sekadar Tren?

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 19:44 WIB

Serbu Promo Ancol, Masuk Cuma Rp120 Ribu per Mobil Tanpa Batas Penumpang

Jumat, 17 April 2026 - 19:24 WIB

Karyawan Minimarket Bobol Brankas Rp52 Juta, Habis 3 Jam untuk Judi Online

Jumat, 17 April 2026 - 18:24 WIB

Starmer Tegur Raksasa Teknologi: Situasi Ini Tidak Boleh Berlanjut Demi Keamanan Anak

Jumat, 17 April 2026 - 16:14 WIB

Efek Dominan AI: Snap Inc. Pangkas 1.000 Karyawan guna Kejar Profitabilitas

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

Polisi Tangkap Mantan Suami Pembunuh Wanita di Pondok Pakulonan Serpong

Berita Terbaru