Gunung Semeru Meletus: Kolom Abu Capai 2.000 Meter, Awan Panas Meluncur 7 Km

Rabu, 19 November 2025 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Awan panas guguran Gunung Semeru meluncur deras dari puncak menuju lereng selatan pada erupsi 19 November 2025. (Posnews/BPBD)

Awan panas guguran Gunung Semeru meluncur deras dari puncak menuju lereng selatan pada erupsi 19 November 2025. (Posnews/BPBD)

LUMAJANG, POSNEWS.CO.ID – Warga yang dekat dengan Gunung Semeru untuk siaga pasca letusan dahsyat terjadi pada Rabu (19/11/2025) pukul 16.00 WIB. Letusan mendadak ini mengguncang kawasan sekitar dan memicu kepanikan warga.

Hingga kini, petugas belum merilis dampak detail akibat erupsi gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut PVMBG, tinggi kolom abu menjulang hingga ± 2.000 meter di atas puncak (± 5.676 mdpl). Kolom abu terlihat berwarna kelabu pekat dan terbawa angin ke arah utara serta barat laut.

Lebih jauh, erupsi ini terekam jelas di seismogram dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi sekitar 16 menit 40 detik.

Baca Juga :  Epicureanisme: Menemukan Ketenangan Jiwa Melalui Kesenangan

PVMBG melaporkan kondisi makin gawat.

“Erupsi berupa awan panas masih berlangsung. Jarak luncurnya sudah mencapai 7 km dari puncak,” tulis laporan resmi PVMBG.

Status Tetap Waspada, Aktivitas Warga Dibatasi Ketat

Saat ini, Gunung Semeru masih berada pada Level II (Waspada). Pemerintah pun menegaskan sejumlah larangan aktivitas demi keselamatan warga.

Rekomendasi PVMBG:

Dilarang keras beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 8 km dari puncak.

Di luar radius itu, masyarakat wajib menjauhi 500 meter dari kiri–kanan sempadan sungai karena potensi awan panas dan aliran lahar bisa menjalar hingga 13 km.

Baca Juga :  Misteri MH370 Dibuka Lagi: Pencarian Dasar Laut Dimulai 30 Desember

Warga juga dilarang mendekat pada radius 2,5 km dari kawah/puncak karena bahaya lontaran batu pijar.

PVMBG Ingatkan Bahaya Lanjutan: Awan Panas, Lava, hingga Lahar

PVMBG kembali memperingatkan ancaman susulan.

“Waspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sungai-sungai yang berhulu di Semeru, khususnya Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat,” tegasnya.

Sungai-sungai kecil yang menjadi anak aliran Besuk Kobokan juga berpotensi dilanda lahar jika hujan mengguyur kawasan puncak.

Situasi Semeru saat ini masih berkembang, dan petugas terus memantau aktivitas vulkanik untuk mengantisipasi letusan lanjutan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditemukan Tewas, Polisi Kejar Terduga Pelaku
Pulang Usai Beli Mi, 7 Remaja Naik Motor Roda Tiga Kecelakaan di Cileungsi, 2 Tewas
Motor Roda Tiga Bawa 7 Orang Tabrak Dump Truck di Cileungsi, 2 Tewas
Dikejar Geng Motor, 2 Pemuda di Makassar Jatuh Diserang Parang dan Busur
Baku Tembak di Hutan Maybrat, 2 Anggota Kelompok Manfret Fatem Tewas
Wanita di Gresik Diduga Bacok Kekasih hingga Tewas, Motif Cemburu Didalami
Maut di Angkringan Cileungsi, Pria Tewas Dikeroyok 10 Orang Diamankan
Ban Mobil Kempes di Tol Jogja-Solo, Pasutri Jakarta Tewas Ditabrak Truk

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditemukan Tewas, Polisi Kejar Terduga Pelaku

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Motor Roda Tiga Bawa 7 Orang Tabrak Dump Truck di Cileungsi, 2 Tewas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Dikejar Geng Motor, 2 Pemuda di Makassar Jatuh Diserang Parang dan Busur

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Baku Tembak di Hutan Maybrat, 2 Anggota Kelompok Manfret Fatem Tewas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wanita di Gresik Diduga Bacok Kekasih hingga Tewas, Motif Cemburu Didalami

Berita Terbaru