Rumah Anggota AMPB Diteror? Empat Gotri Ditemukan di Dalam Rumah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

PATI, POSNEWS.CO.ID – Dugaan teror mengusik ketenangan warga Desa Kajar, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Rumah yang dihuni keluarga anggota Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) diduga menjadi sasaran tembakan orang tidak dikenal (OTK).

Kaca pintu rumah pecah dan berlubang. Lebih mengejutkan lagi, pemilik rumah menemukan empat butir gotri di bagian dalam setelah membersihkan serpihan kaca.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rumah tersebut dihuni anak Sri Suryanti. Suami anaknya diketahui menjadi anggota AMPB dan kerap bertugas sebagai sopir Koordinator AMPB, Supriyono alias Botok.

Sri mengaku kaget saat melihat kondisi rumah. Ia kemudian menemukan empat benda yang diduga proyektil setelah membersihkan lantai.

β€œPas saya pulang pada Senin pagi tiba-tiba kok pecah semua saya kaget. Saya tanya anak saya juga tidak tahu. Tapi pas saya hendak menyapu membersihkan serpihan kaca saya menemukan 4 peluru ini,” ujar Sri, Jumat (28/8/2026).

Baca Juga :  Propam Polri Periksa 7 Anggota Brimob Usai Rantis Lindas Ojol Hingga Tewas

Polisi Turun Tangan

Informasi dugaan penembakan tersebut langsung mendapat perhatian kepolisian. Polsek Trangkil telah mengecek lokasi untuk memastikan kondisi rumah dan mengumpulkan informasi awal.

Petugas menemukan pecahan kaca pada pintu rumah serta empat butir gotri di dalam rumah.

Namun, polisi belum memastikan apakah kerusakan tersebut benar akibat tembakan maupun siapa pihak yang bertanggung jawab.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Yuliyanto mengatakan polisi tetap bergerak meski korban belum membuat laporan resmi.

Menurutnya, setiap informasi yang menyangkut keamanan masyarakat harus segera diverifikasi. Polisi juga tidak ingin terburu-buru menarik kesimpulan sebelum menemukan fakta di lapangan.

β€œKetika ada informasi mengenai kejadian yang menyangkut keamanan masyarakat, kepolisian akan tetap merespons dan melakukan pengecekan di lapangan,” kata Yuliyanto.

Polisi Belum Pastikan Motif

Hingga kini, penyebab kaca rumah pecah masih menjadi misteri. Polisi masih mendalami hubungan antara empat gotri yang ditemukan dengan kerusakan pada pintu rumah.

Baca Juga :  Bareskrim Tangkap WN Malaysia dan China Bawa Amfetamin di Bandara Soetta dan Pademangan

Karena itu, dugaan teror belum dapat dinyatakan sebagai fakta hukum.

Polisi menegaskan pemeriksaan dilakukan secara hati-hati. Jika nantinya ditemukan unsur pidana, penyidik akan menindaklanjuti perkara sesuai ketentuan hukum.

Jangan Biarkan Dugaan Berubah Menjadi Ketakutan

Peristiwa ini menjadi perhatian karena terjadi di tengah situasi politik dan aksi demonstrasi yang melibatkan AMPB.

Namun, keterkaitan antara dugaan penembakan dengan aktivitas organisasi tersebut belum terbukti.

Fakta yang sudah ditemukan baru sebatas kerusakan kaca dan empat butir gotri. Selebihnya masih harus dibuktikan melalui penyelidikan.

Polisi pun perlu mengungkap siapa yang berada di balik kejadian tersebut jika memang terbukti terjadi penembakan.

Langkah itu penting agar masyarakat tidak hidup dalam bayang-bayang ancaman dan agar dugaan intimidasi tidak berkembang menjadi konflik baru.

Kebenaran harus dibuktikan dengan fakta, bukan dugaan. Polisi kini memiliki tugas penting: menemukan siapa pelakunya, apa motifnya, dan apakah kejadian tersebut benar-benar berkaitan dengan aktivitas AMPB. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ruko di Pidie Jadi Pabrik Sabu 1,2 Ton, Jejak Jaringan Lintas Negara Terkuak
Kapal Diduga Matikan AIS Selama 3 Hari, 1,16 Ton Ketamin Disita di Sumut
Demi Anak Masuk Sekolah Kedinasan, Ayah 69 Tahun Kehilangan Rp150 Juta
Demi Menyelamatkan Ibu, Anak Ini Berjalan 2 Kilometer ke Kantor Polisi
Subsidi Gas Diduga Diselewengkan, Bareskrim Bongkar Gudang LPG di Sidoarjo
Tubuh Penuh Luka Tusuk, Muhammad Imran Tewas di Parit Kebun Sawit
Belum Sebulan Menikah, Perempuan 18 Tahun di Takalar Kritis Diduga Ditikam Suami
Petaka Pasar Malam Lombok Utara, SPG 20 Tahun Tewas Terjatuh dari Kora-Kora

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Ruko di Pidie Jadi Pabrik Sabu 1,2 Ton, Jejak Jaringan Lintas Negara Terkuak

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Kapal Diduga Matikan AIS Selama 3 Hari, 1,16 Ton Ketamin Disita di Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Demi Anak Masuk Sekolah Kedinasan, Ayah 69 Tahun Kehilangan Rp150 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Demi Menyelamatkan Ibu, Anak Ini Berjalan 2 Kilometer ke Kantor Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:06 WIB

Subsidi Gas Diduga Diselewengkan, Bareskrim Bongkar Gudang LPG di Sidoarjo

Berita Terbaru

Attack Shark resmi merilis mouse gaming R5 Turbo dari bahan carbon fiber berbobot 43 gram dengan sensor PixArt 60.000 DPI dan polling rate 8.000 Hz. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Attack Shark Rilis Mouse Gaming Carbon Fiber R5 Turbo

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:58 WIB

Nintendo meluncurkan revisi Switch 2 di Eropa dengan baterai mudah lepas. Simak pembongkaran komponen layar LCD, motherboard, dan RAM. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Nintendo Rilis Switch 2 di Eropa dengan Baterai Mudah Lepas

Jumat, 23 Okt 2026 - 14:56 WIB