POSNEWS.CO.ID, BUKAREST – Jet tempur F-16 Rumania berhasil menembak jatuh dua drone Rusia di atas perairan teritorial negara tersebut. Menteri Pertahanan Rumania Radu Miruta mengonfirmasi insiden pencegatan udara di kawasan Laut Hitam tersebut pada hari Minggu.
Radu Miruta menjelaskan bahwa kedua drone tersebut terbang sangat cepat hingga mencapai kecepatan 450 km/jam. Tim militer mengidentifikasi pesawat tanpa awak itu sebagai drone jenis Geran-4 bermesin turboprop buatan Rusia.
Membedah Ancaman Keamanan Kapal Tanker Komersial Di Perairan NATO
Insiden pencegatan udara ini terjadi hanya beberapa hari setelah drone menembak dua kapal tanker kimia di Laut Hitam. Kedua kapal tersebut sedang berlabuh di dekat Saluran Sulina yang menghubungkan Sungai Danube dengan Laut Hitam.
Selain itu, setidaknya lima kapal kargo mengalami serangan serupa di perairan dekat Rumania dan Bulgaria selama dua minggu terakhir. Serangkaian serangan tersebut menewaskan dan menghilangkan setidaknya 23 pelaut di wilayah Laut Hitam.
Mengulas Respons Aliansi NATO Serta Insiden Jatuhnya Drone Di Moldova
Pihak Aliansi NATO menegaskan kesiapan penuh untuk melindungi seluruh wilayah anggota dari potensi ancaman militer. Menteri Luar Negeri Rumania Oana Toiu mengumumkan jadwal pertemuan Dewan Atlantik Utara pada hari Selasa mendatang.
Sementara itu, pihak berwenang Moldova melaporkan penemuan bangkai drone baru di wilayah utara dekat perbatasan Ukraina. Pemerintah Moldova mengecam keras tindakan pelanggaran wilayah udara yang terus berulang dalam beberapa hari terakhir.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













