Kakorlantas Polri: Angka Kecelakaan Lalu Lintas Turun 1.800 Kasus pada Semester I 2025

Minggu, 24 Agustus 2025 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho. (Posnews/Ist)

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho. (Posnews/Ist)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan angka kecelakaan lalu lintas pada semester pertama 2025 turun signifikan dibanding periode yang sama tahun 2024.

Menurut Agus, jumlah kecelakaan turun hampir 1.800 kasus dalam enam bulan terakhir. Selain itu, jumlah korban meninggal dunia juga berkurang sekitar 19,8 persen, setara dengan 2.500 jiwa.

“Moga-moga angka ini bisa kita turunkan lagi, termasuk korban meninggal dunia,” ujar Irjen Agus di acara Polantas Menyapa di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (24/8/2025).

Baca Juga :  Trump: AS Janjikan Serangan Baru Lawan ISIS di Nigeria

Edukasi Tertib Lalu Lintas

Agus menegaskan, Polantas akan terus mengedukasi pengendara agar lebih tertib di jalan. Edukasi juga diberikan kepada pemilik kendaraan overdimensi yang kerap memicu kecelakaan.

“Kita akan edukasi semua pengguna jalan, baik roda dua, roda empat, maupun kendaraan overdimensi,” katanya.

Korlantas juga menyiapkan langkah lanjutan pada September 2025. Agus menyebut pihaknya akan merumuskan strategi keselamatan bersama lima pilar transportasi, klub otomotif, hingga PPDI.

Baca Juga :  Polri Gelar Shalat Gaib untuk Driver Ojol Afan Kurniawan yang Tewas Tertabrak Rantis Brimob

“Angka kecelakaan sudah bagus. Nanti kita selaraskan dengan Rencana Umum Nasional Keselamatan untuk Dekade of Action Road Safety,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agus menambahkan, penurunan signifikan juga terjadi saat operasi Ketupat Idulfitri. Saat itu, jumlah kecelakaan menurun 51 persen, sementara angka fatalitas turun hingga 30 persen.

“Kita punya tanggung jawab menekan angka kecelakaan hingga 50 persen. Saat operasi Ketupat, target itu sempat tercapai,” tegasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Dicoret, 11 Juta PBI BPJS Aktif Lagi – DPR Pastikan Warga Tetap Bisa Berobat
Polisi Sikat Pengedar Pil Koplo di Penjaringan, 1.100 Lebih Obat Keras Disita
Pergerakan Tanah di Tegal Meluas, 2.453 Warga Padasari Mengungsi – BNPB Siapkan Huntara
3 Pelajar Penyiram Air Keras ke Siswa SMK di Jakpus Ditangkap, Dua Masih di Bawah Umur
Kronologi Wali Kota Bekasi Dihadang Golok Saat Penertiban PKL di Teluk Pucung
Ratusan Pasien Cuci Darah Terancam Gagal Berobat, PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan
Guru MI Dihajar Wali Murid di Sampang, Babak Belur di Warung – Polisi Turun Tangan
Kericuhan Lahan Sawit KSO di Rokan Hulu, Satu Orang Tewas dan Lima Luka

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 14:20 WIB

Sempat Dicoret, 11 Juta PBI BPJS Aktif Lagi – DPR Pastikan Warga Tetap Bisa Berobat

Senin, 9 Februari 2026 - 13:55 WIB

Polisi Sikat Pengedar Pil Koplo di Penjaringan, 1.100 Lebih Obat Keras Disita

Senin, 9 Februari 2026 - 13:19 WIB

Pergerakan Tanah di Tegal Meluas, 2.453 Warga Padasari Mengungsi – BNPB Siapkan Huntara

Senin, 9 Februari 2026 - 13:02 WIB

3 Pelajar Penyiram Air Keras ke Siswa SMK di Jakpus Ditangkap, Dua Masih di Bawah Umur

Senin, 9 Februari 2026 - 08:46 WIB

Kronologi Wali Kota Bekasi Dihadang Golok Saat Penertiban PKL di Teluk Pucung

Berita Terbaru