Kampung Haji Indonesia Ditargetkan Beroperasi 2028, Baru 1–2 Tower Bisa Digunakan

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf menyampaikan perkembangan rencana pengoperasian tower Kampung Haji RI pada musim haji 2028. (Posnews/Ist)

Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf menyampaikan perkembangan rencana pengoperasian tower Kampung Haji RI pada musim haji 2028. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf berharap sebagian tower Kampung Haji sudah bisa digunakan pada musim haji 2028.

Pemerintah menargetkan setidaknya satu hingga dua tower mulai beroperasi meski pembangunan belum sepenuhnya rampung.

“Kami berharap pada 2028 sudah ada satu atau dua tower yang bisa dipakai,” ujar Gus Irfan di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026).

Meski demikian, Gus Irfan mengaku belum mengetahui jadwal pasti pengoperasian tower Kampung Haji. Pasalnya, kewenangan pengadaan berada di tangan Danantara.

Baca Juga :  Ambisi Piala Dunia 2034 Terganjal: Arab Saudi Tunda Bangun Stadion dan Pangkas Biaya

“Kampung Haji itu domain Danantara. Soal kapan digunakan, silakan konfirmasi ke Danantara,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak memastikan hotel Kampung Haji RI di Makkah belum bisa digunakan pada musim haji 2026. Proses pembelian properti diperkirakan baru rampung April 2026.

“Tahun ini belum bisa digunakan. Proses pembelian hotel Novotel baru selesai sekitar April,” kata Dahnil di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (11/1/2026).

Baca Juga :  Calvin Verdonk Tumbang, Garuda Tanpa Bek Andalan Lawan Arab

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Dahnil menegaskan pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi belum dimulai. Saat ini, proyek masih berada pada tahap bidding atau penawaran.

“Belum dibangun, masih proses bidding, termasuk tower yang berdiri di atas tanah,” pungkasnya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontroversi Tahanan Rumah Gus Yaqut, KPK Dinilai Ambil Risiko
Polri Imbau Keselamatan Libur Lebaran 2026, Ragunan Dipadati 43 Ribu Pengunjung
Sekjen PBB Antonio Guterres Serukan Aksi Global Hapus Rasisme
Wanita Tewas di Cipayung, Pelaku Dibekuk di Tol Tangerang–Merak Saat Kabur ke Sumatera
Jepang Pertimbangkan Kirim Pasukan Pembersih Ranjau ke Selat Hormuz
Penggerebekan Narkoba Bengkalis: 13 Kg Sabu dan Ratusan Etomidate Disita, 2 Pengedar Dibekuk
Banjir Jakarta Timur 22 Maret 2026: 46 RT Terendam, Air Capai 80 Cm Akibat Hujan Deras
Menlu Araghchi Tolak Gencatan Senjata Sementara dan Tuntut Ganti Rugi

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:08 WIB

Kontroversi Tahanan Rumah Gus Yaqut, KPK Dinilai Ambil Risiko

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:58 WIB

Polri Imbau Keselamatan Libur Lebaran 2026, Ragunan Dipadati 43 Ribu Pengunjung

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:49 WIB

Sekjen PBB Antonio Guterres Serukan Aksi Global Hapus Rasisme

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:43 WIB

Wanita Tewas di Cipayung, Pelaku Dibekuk di Tol Tangerang–Merak Saat Kabur ke Sumatera

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:46 WIB

Jepang Pertimbangkan Kirim Pasukan Pembersih Ranjau ke Selat Hormuz

Berita Terbaru

Melawan kebencian di era digital. Sekjen PBB Antonio Guterres memperingatkan bahwa rasisme masih hidup dan kini menyebar cepat melalui teknologi baru, menuntut persatuan global untuk menghapusnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Sekjen PBB Antonio Guterres Serukan Aksi Global Hapus Rasisme

Minggu, 22 Mar 2026 - 16:49 WIB

Langkah berani Tokyo. Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi menyatakan kesiapan Jepang untuk melakukan operasi pembersihan ranjau di Selat Hormuz jika gencatan senjata dalam perang Iran tercapai. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang Pertimbangkan Kirim Pasukan Pembersih Ranjau ke Selat Hormuz

Minggu, 22 Mar 2026 - 15:46 WIB