Kasus CSR BI-OJK Memanas, KPK Segera Tahan 2 Anggota DPR Satori dan Heri Gunawan

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus dugaan korupsi dana CSR Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kian memanas.

KPK memastikan akan segera menahan dua anggota DPR RI, yakni Satori dan Heri Gunawan, yang telah berstatus tersangka.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menegaskan proses penahanan tinggal menunggu waktu.

“Ditunggu saja, tidak lama lagi,” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Selanjutnya, Asep mengungkapkan maraknya operasi tangkap tangan (OTT) belakangan ini membuat KPK harus mengatur ulang strategi penanganan perkara.

Pasalnya, kasus OTT membutuhkan penanganan cepat karena berkaitan langsung dengan penahanan dalam waktu terbatas.

Akibatnya, KPK kini melakukan penyesuaian waktu dan sumber daya manusia agar proses penyidikan, termasuk penahanan tersangka kasus CSR BI dan OJK, tetap berjalan optimal.

Baca Juga :  Begal Sadis di Bekasi, Korban Dibacok Saat Pertahankan Motor di Jatiasih

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aliran Dana CSR BI-OJK Disorot

Kasus ini sendiri berkaitan dengan dugaan penyimpangan dana program tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR), termasuk Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) dan Penyuluh Jasa Keuangan (PJK) periode 2020–2023.

Penyelidikan bermula dari laporan PPATK serta aduan masyarakat. Sejak Desember 2024, KPK langsung meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan umum.

Dalam pengusutan kasus ini, penyidik KPK telah menggeledah sejumlah lokasi penting.

Di antaranya Gedung Bank Indonesia di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, pada 16 Desember 2024, serta kantor Otoritas Jasa Keuangan pada 19 Desember 2024.

Dari penggeledahan tersebut, penyidik menyita berbagai dokumen dan barang bukti yang diduga berkaitan dengan aliran dana CSR.

Baca Juga :  Wisata Antariksa di Ambang Pintu: Menimbang Keamanan

Dua Politikus Resmi Jadi Tersangka

Puncaknya, pada 7 Agustus 2025, KPK menetapkan Satori dan Heri Gunawan sebagai tersangka.

Keduanya merupakan anggota Komisi XI DPR RI periode 2019–2024 dan kini kembali menjabat untuk periode 2024–2029.

Kini, publik menunggu langkah tegas KPK dalam menahan dan mengadili para tersangka.

Dengan sorotan tajam terhadap dugaan penyalahgunaan dana CSR BI-OJK, kasus ini berpotensi membuka praktik korupsi yang lebih luas di sektor keuangan.

Penahanan dua anggota DPR tinggal menghitung hari. Jika KPK bergerak cepat, kasus korupsi CSR BI-OJK bisa menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan penyalahgunaan dana publik yang lebih besar. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Masuk Ranah TNI, Ini Perkembangannya
Trump Izinkan Tanker Minyak Rusia Masuk Kuba di Tengah Krisis
Zelenskyy Klaim Tour Timur Tengah Sukses Amankan Kesepakatan Strategis
Proyek East Wing White House Senilai $400 Juta
Trump Ultimatum Iran Buka Selat Hormuz atau Kehilangan Seluruh Pabrik Energi
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon Selatan
Kasus Andrie Yunus Disiram Air Keras, Komnas HAM Siapkan Berbagai Skenario Hukum
Cuaca Jabodetabek 31 Maret 2026, Didominasi Berawan dan Hujan Ringan

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:01 WIB

Kasus CSR BI-OJK Memanas, KPK Segera Tahan 2 Anggota DPR Satori dan Heri Gunawan

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:40 WIB

Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Masuk Ranah TNI, Ini Perkembangannya

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:17 WIB

Trump Izinkan Tanker Minyak Rusia Masuk Kuba di Tengah Krisis

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:13 WIB

Zelenskyy Klaim Tour Timur Tengah Sukses Amankan Kesepakatan Strategis

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:10 WIB

Proyek East Wing White House Senilai $400 Juta

Berita Terbaru

Melunaknya blokade. Gedung Putih mengizinkan tanker minyak Rusia mengirimkan 100.000 metrik ton minyak mentah ke Kuba untuk alasan kemanusiaan, menandai pergeseran taktis Washington dalam menangani kolapsnya jaringan listrik di Havana. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Izinkan Tanker Minyak Rusia Masuk Kuba di Tengah Krisis

Selasa, 31 Mar 2026 - 13:17 WIB

Pusat komando baru di Pennsylvania Avenue. Pemerintah Amerika Serikat mengonfirmasi peningkatan fasilitas militer besar-besaran di bawah pembangunan ballroom baru Gedung Putih guna menghadapi ancaman drone dan serangan modern. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Proyek East Wing White House Senilai $400 Juta

Selasa, 31 Mar 2026 - 11:10 WIB