Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa Tujuh Saksi

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna. (Posnews/Humas Kejagung)

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna. (Posnews/Humas Kejagung)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Tim Sembilan Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mengusut dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah (FA).

Hingga kini, penyidik telah memeriksa tujuh saksi untuk memperkuat alat bukti dalam perkara tersebut.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna mengatakan seluruh saksi memenuhi panggilan penyidik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka terdiri atas tiga saksi dari pihak swasta berinisial WF, BM, dan H, serta empat penyidik dari unsur kepolisian.

“Ketujuh saksi hadir memenuhi panggilan Tim Penyidik, terdiri atas tiga saksi dari pihak swasta dan empat saksi dari penyidik kepolisian,” kata Anang dalam keterangan tertulis, Selasa (28/7/2026).

Baca Juga :  20 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Lahan Terbakar Capai 29 Ribu Hektare

Penyidik Fokus Perkuat Alat Bukti

Anang menegaskan proses penyidikan masih berfokus pada pemeriksaan saksi untuk memperkuat pembuktian. Hingga saat ini, Kejagung belum mengambil langkah hukum lain di luar pendalaman terhadap keterangan para saksi.

“Tim penyidik masih melakukan pendalaman melalui pemeriksaan saksi-saksi guna memperkuat pembuktian dalam perkara ini dan belum ada proses atau tindakan hukum lainnya,” ujarnya.

Sprindik Baru Terbit Usai Penyerahan Barang Bukti

Sebelumnya, Kejagung menerbitkan Sprindik Nomor Print-03/F.2/Fd.2/07/2026 tertanggal 20 Juli 2026 yang menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka dugaan TPPU.

Sprindik itu terbit setelah Kejagung menerima pelimpahan perkara beserta barang bukti dari Kortas Tipikor Polri, termasuk 74 kilogram emas dan valuta asing bernilai ratusan miliar rupiah.

Baca Juga :  Angkut Sampah Tanpa Izin Sesuai Ketentuan, 11 Perusahaan Kena Sanksi

Koordinator Tim Sembilan Kejagung Rudi Margono mengatakan sprindik baru diterbitkan untuk memperkuat dasar penyidikan sesuai perkembangan alat bukti.

Kejagung Pastikan Proses Sesuai Putusan MK

Rudi menegaskan penyidikan mengacu pada Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014 yang mewajibkan pemeriksaan calon tersangka sebelum penetapan status hukum.

Menurutnya, langkah tersebut juga sejalan dengan praktik peradilan yang berkembang, sehingga seluruh proses penyidikan dilakukan sesuai ketentuan hukum acara pidana.

Penyidik Kejagung memastikan proses pengusutan perkara dugaan TPPU ini masih terus berjalan.

Penyidik terus memeriksa saksi dan mendalami alat bukti untuk mengungkap dugaan aliran dana serta pihak yang terlibat.*

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Poliran, Program Kapolri Bantu Pengangguran Mendapat Pekerjaan
Heboh Teh Kemasan Karton Berbusa Saat Demo, Ini Langkah Tegas BPOM
Keren! Model Moderasi Beragama Indonesia Pikat Inggris, Australia, hingga Pakistan
Aset Pelaku Kejahatan Siber Disikat, Kapolri Pastikan Miskinkan Bandar TPPO & Scam
Salib Merah Politik, Jangan Ulangi Sejarah Gelap ‘Perang Salib’: Kalian Jahat Betul !!!
KPK Gali Aliran Suap Lahan Bogor, Dirut Anak Usaha Summarecon Dipanggil
Awas Cuaca Ekstrem! Bibit Siklon 91B Ancam Sejumlah Wilayah, Cek Daerahmu
Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:37 WIB

Poliran, Program Kapolri Bantu Pengangguran Mendapat Pekerjaan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:35 WIB

Heboh Teh Kemasan Karton Berbusa Saat Demo, Ini Langkah Tegas BPOM

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Keren! Model Moderasi Beragama Indonesia Pikat Inggris, Australia, hingga Pakistan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Aset Pelaku Kejahatan Siber Disikat, Kapolri Pastikan Miskinkan Bandar TPPO & Scam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Salib Merah Politik, Jangan Ulangi Sejarah Gelap ‘Perang Salib’: Kalian Jahat Betul !!!

Berita Terbaru

ASUS meluncurkan kartu grafis TUF Gaming Radeon RX 9070 XT edisi spesial Onimusha. Simak spesifikasi RDNA 4, desain Oni Gauntlet. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

ASUS Rilis Kartu Grafis TUF Gaming Radeon RX 9070 XT

Sabtu, 31 Okt 2026 - 15:50 WIB

Capcom matikan server Street Fighter V dan hentikan penjualan di PS Store dan Steam akibat masalah keamanan PHP. Simak ulasan perbaikan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Capcom Matikan Server dan Hentikan Penjualan Street Fighter V

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:41 WIB