Kasus Video Porno Lisa Mariana, Model Cantik Ini Kembali Diperiksa Polisi

Selasa, 18 November 2025 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selebgram Lisa Mariana. (Posnews/@lisamarianaaa)

Selebgram Lisa Mariana. (Posnews/@lisamarianaaa)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus model sekaligus selebgram Lisa Mariana kembali menyita perhatian publik. Belum lagi selesai kasus dengan Ridwan Kamil, kini Lisa Mariana mendatangi Mapolda Jawa Barat sebagai tersangka.

Ia ditetapkan sebagai tersangka kasus video porno, Lisa kembali hadir memenuhi agenda penyidik Ditreskrimsiber Polda Jabar. Kehadirannya langsung memicu kerumunan awak media.

Lisa tiba di Mapolda Jabar menggunakan minibus putih pada Selasa (18/11/2025). Begitu kendaraan berhenti di halaman gedung Ditreskrimsiber, ia segera turun bersama tiga kuasa hukumnya.

Mengenakan atasan putih, celana cokelat, dan tas hitam, Lisa terlihat berjalan cepat menuju ruang pemeriksaan.

Baca Juga :  Kasus Kuota Haji Menggelinding, KPK Sebut Pembagian 50:50 Era Yaqut Langgar UU

Di pintu masuk, selebgram yang tengah jadi sorotan itu sempat melempar senyum tipis kepada wartawan yang menunggu sejak pagi. Ketika ditanya soal kondisi terbarunya, Lisa hanya memberi jawaban singkat.

“Alhamdulillah, baik,” ujar Lisa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak lama kemudian ia menambahkan, “Saya izin masuk dulu ya.”

Setelah itu, Lisa langsung masuk ke gedung tanpa komentar tambahan. Hingga kini, penyidik belum merilis keterangan resmi terkait tujuan kedatangannya hari ini.

Status Tersangka Kasus Video Porno

Kasus yang menjerat Lisa mencuat setelah Ditreskrimsiber Polda Jabar menyelidiki beredarnya video syur yang diduga melibatkan dirinya.

Baca Juga :  Misteri Kematian Selebgram Lula Lahfah, Polisi Periksa 10 Saksi Termasuk Dokter

Polisi menegaskan bahwa Lisa telah ditetapkan sebagai tersangka bersama lawan mainnya, pria berinisial F alias Tatto.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan sebelumnya menegaskan dua nama tersebut resmi jadi tersangka.

“Yang menjadi tersangka ada dua, Saudari LM dan F alias Tatto, karena yang bersangkutan memiliki identitas tato di sekujur badan,” jelas Hendra, Selasa (11/11/2025).

Dengan agenda pemeriksaan yang terus berlanjut, publik kini menantikan langkah hukum berikutnya dari penyidik Polda Jabar dalam kasus yang telah membuat jagat maya heboh ini. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:20 WIB

Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:17 WIB

Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB