Kebakaran Hebat di Pademangan, Empat Warga Tewas Terpanggang

Rabu, 15 Oktober 2025 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Petugas mengevakuasi jasad korban kebakaran. (Posnews)

Ilustrasi, Petugas mengevakuasi jasad korban kebakaran. (Posnews)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Waspada. Api kembali mengamuk membakar rumah penduduk di wilayah Jakarta Utara hingga memakan korban jiwa.

Api melalap kawasan padat penduduk di Jalan Pademangan Raya 5, RT 007 RW 001, Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Rabu dini hari (15/10/2025).

Kebakaran hebat itu menewaskan empat warga dari tiga kepala keluarga (KK).

Kejadian bermula sekitar pukul 03.55 WIB saat pemilik lapak membakar tembaga di lokasi. Api langsung membesar dan melumat empat lapak liar yang berdempetan.

Saksi mata mengatakan, api tiba-tiba muncul dari salah satu lapak, lalu menyebar ke seluruh area dalam hitungan menit. Warga panik dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sambil menunggu petugas pemadam datang.

Baca Juga :  Dua Debt Collector Brutal Ditangkap di Depok, Polisi Ungkap Aksi Perampasan STNK

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara mengerahkan 11 unit mobil pemadam ke lokasi. Petugas memadamkan api selama 1 jam 22 menit—mulai pendinginan pukul 04.32 WIB dan tuntas pukul 05.17 WIB.

Empat Korban Tewas

Kebakaran itu menewaskan empat warga setempat yang terjebak di dalam lapak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban tewas antara lain:

  1. Saniah (55)
  2. Sumiatun (20)
  3. Ais (11)
  4. Udin (2)

Petugas mengevakuasi keempat jenazah dengan mobil PMI dan ambulans pemadam, lalu membawa mereka ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas gabungan dari Polsek Pademangan, BPBD, Bhabinsa, Dinsos, PLN, Bimas, dan PPSU melakukan evakuasi dan menangani pascakebakaran di lokasi.

Baca Juga :  Hujan Ringan hingga Petir Berpotensi Guyur Jabodetabek Malam Ini

Perwira Piket Gulkarmat, Idrisman, S.H., M.Si., memastikan tidak ada korban luka berat maupun pengungsi.

“Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran tembaga. Saat ini lokasi sudah aman dan dalam proses olah TKP,” ujar Idrisman kepada wartawan.

Polisi Selidiki Penyebab

Kebakaran itu menghanguskan empat lapak liar tanpa merembet ke rumah warga maupun fasilitas umum.

Sebanyak 11 unit damkar bekerja sama dengan tim medis PMI dan P3KD untuk menangani keadaan darurat di lokasi.Sementara itu, polisi kini menyelidiki penyebab pasti dan menelusuri apakah pembakaran tembaga dilakukan secara legal atau ilegal. (RM)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar TPPU Raksasa, Rp124 Miliar Diputar Lewat Rekening Siluman
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Vietnam U-17: Wajib Menang atau Tersingkir
KPK Bongkar Masalah MBG, Tata Kelola Lemah hingga Potensi Korupsi
Update Cuaca Indonesia 18 April 2026: Jakarta, Bekasi, hingga Surabaya Berpotensi Hujan
Skandal Napi Ngopi di Kendari, Pejabat Rutan Dicopot
Berkas Kasus Ijazah Jokowi Dikirim ke Kejati, 5 Tersangka Lanjut Proses Hukum
Serbu Promo Ancol, Masuk Cuma Rp120 Ribu per Mobil Tanpa Batas Penumpang
Karyawan Minimarket Bobol Brankas Rp52 Juta, Habis 3 Jam untuk Judi Online

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 15:09 WIB

Bareskrim Bongkar TPPU Raksasa, Rp124 Miliar Diputar Lewat Rekening Siluman

Sabtu, 18 April 2026 - 07:21 WIB

Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Vietnam U-17: Wajib Menang atau Tersingkir

Sabtu, 18 April 2026 - 06:55 WIB

KPK Bongkar Masalah MBG, Tata Kelola Lemah hingga Potensi Korupsi

Sabtu, 18 April 2026 - 06:44 WIB

Update Cuaca Indonesia 18 April 2026: Jakarta, Bekasi, hingga Surabaya Berpotensi Hujan

Jumat, 17 April 2026 - 20:32 WIB

Skandal Napi Ngopi di Kendari, Pejabat Rutan Dicopot

Berita Terbaru

Kepala Rutan Kendari Diperiksa, Imbas Video Napi Ngopi. (Posnews/Ist)

HUKRIM

Skandal Napi Ngopi di Kendari, Pejabat Rutan Dicopot

Jumat, 17 Apr 2026 - 20:32 WIB