Keluarkan Peringatan Dini Longsor Desember 2025, BPBD: Warga Jakarta Waspada

Rabu, 17 Desember 2025 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji. (Posnews/Kominfo)

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini ancaman tanah longsor yang membayangi sejumlah kawasan ibu kota sepanjang Desember 2025.

Informasi ini langsung menghebohkan publik seiring prediksi hujan lebat yang diperkirakan terus meningkat.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, BPBD menegaskan lonjakan curah hujan bulanan berpotensi kuat memicu pergerakan tanah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Risiko tertinggi mengintai wilayah dengan tingkat kerawanan menengah hingga tinggi, sehingga sejumlah titik di Jakarta kini masuk kategori siaga.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menjelaskan pemetaan daerah rawan longsor dilakukan melalui penggabungan peta kerentanan gerakan tanah dengan prakiraan curah hujan bulanan dari BMKG.

Dengan metode ini, BPBD berupaya mendeteksi potensi bahaya secara lebih cepat dan akurat.

Tak hanya itu, BPBD DKI Jakarta juga memperkuat analisis dengan kajian teknis dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Baca Juga :  Pengalihan Arus Lalu Lintas di Sekitar Monas Saat Reuni 212, Ini Ruas Jalannya

Langkah tersebut diambil guna memastikan peringatan dini bersifat komprehensif dan dapat dipercaya.

“Dari hasil kajian tersebut, kami menemukan sejumlah wilayah di DKI Jakarta berada pada zona kerentanan menengah hingga tinggi terhadap gerakan tanah, khususnya saat curah hujan melampaui kondisi normal,” ujar Isnawa dalam keterangan tertulis, Rabu (17/12/2025).

Tingkat Kerawanan Menengah Hingga Tinggi

Berdasarkan data BPBD, wilayah dengan tingkat kerawanan menengah hingga tinggi terkonsentrasi di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Di Jakarta Selatan, kawasan rawan meliputi Kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pasar Minggu, serta Pesanggrahan.

Sementara itu, di Jakarta Timur, potensi tanah longsor mengintai Kecamatan Cipayung, Ciracas, Kramatjati, Makasar, dan Pasar Rebo.

Wilayah-wilayah tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan.

Isnawa menjelaskan, pada zona kerentanan menengah, gerakan tanah berpeluang terjadi saat hujan turun di atas normal.

Risiko meningkat di area yang berbatasan dengan lembah sungai, tebing jalan, gawir, maupun lereng yang telah mengalami gangguan.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem, Disdik DKI Terapkan PJJ untuk Seluruh Sekolah hingga 28 Januari 2026

Adapun pada zona kerentanan tinggi, ancaman longsor jauh lebih serius. Gerakan tanah lama dapat kembali aktif akibat hujan lebat yang berlangsung dalam waktu lama.

“Kendati Jakarta dikenal sebagai kawasan perkotaan, potensi longsor tetap nyata, terutama di lokasi dengan kontur tanah tertentu. Oleh karena itu, kewaspadaan harus terus ditingkatkan,” tegas Isnawa.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD DKI Jakarta meminta para camat, lurah, dan warga di wilayah rawan untuk meningkatkan kesiapsiagaan selama musim hujan berlangsung.

Warga juga diminta segera melapor jika menemukan tanda awal longsor, seperti retakan tanah, pohon atau tiang miring, hingga munculnya longsoran kecil di sekitar permukiman.

“Mitigasi dan kesiapsiagaan adalah kunci utama. Kami mengajak semua pihak memperkuat kewaspadaan dan melakukan pencegahan sejak dini, terutama saat intensitas hujan terus meningkat,” pungkas Isnawa. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jangan Lupa Payung, Hujan Berpotensi Guyur Jabodetabek Sabtu Ini
Pilkades Serentak Bekasi 20 September, 154 Desa Dijaga Ketat Polisi
Jumat 18 September, Hujan Ringan Berpeluang Guyur Jakarta hingga Tangerang
Dugaan Pungli Rp10 Ribu di Kalijodo Viral, Pramono Minta Renovasi Total
Patroli Siber Bongkar Bisnis Foto 6 WN China di Tangerang, Ini Modusnya
Tanah Bergerak Mengintai 9 Kecamatan Jakarta, Kenali Tanda-tandanya
Cuaca Jabodetabek Kamis, Hujan Ringan Mengintai Bekasi dan Bogor
Prabowo Minta Danantara Bantu Lanjutkan LRT Jakarta ke JIS dan Whoosh

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 05:34 WIB

Jangan Lupa Payung, Hujan Berpotensi Guyur Jabodetabek Sabtu Ini

Jumat, 18 September 2026 - 17:24 WIB

Pilkades Serentak Bekasi 20 September, 154 Desa Dijaga Ketat Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 05:26 WIB

Jumat 18 September, Hujan Ringan Berpeluang Guyur Jakarta hingga Tangerang

Kamis, 17 September 2026 - 15:10 WIB

Dugaan Pungli Rp10 Ribu di Kalijodo Viral, Pramono Minta Renovasi Total

Kamis, 17 September 2026 - 11:40 WIB

Patroli Siber Bongkar Bisnis Foto 6 WN China di Tangerang, Ini Modusnya

Berita Terbaru

Kim Yo Jong kecam latihan militer pimpinan AS Pacific Vanguard 2026 dan tegaskan Korea Utara tidak akan menghentikan pengembangan senjata nuklir. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kim Yo Jong Kecam Latihan Militer AS dan Tegaskan Posisi

Sabtu, 19 Sep 2026 - 06:00 WIB

Ilustrasi  Hujan mengguyur kawasan Jabodetabek pada Sabtu 19 September 2026.
(Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Jangan Lupa Payung, Hujan Berpotensi Guyur Jabodetabek Sabtu Ini

Sabtu, 19 Sep 2026 - 05:34 WIB