Kisah Inspiratif Guru Wakatobi, Bertahan dengan Honor Rp80 Ribu hingga Terima TPG

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tunjangan Profesi Guru (TPG) membantu meningkatkan kesejahteraan guru sehingga mereka dapat lebih fokus mengajar dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah pesisir. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Tunjangan Profesi Guru (TPG) membantu meningkatkan kesejahteraan guru sehingga mereka dapat lebih fokus mengajar dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah pesisir. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Perjuangan guru di wilayah pesisir Indonesia menyimpan kisah inspiratif.

Jauh sebelum menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG), banyak guru mengajar dengan honor yang sangat minim, bahkan hanya Rp80 ribu hingga Rp150 ribu per bulan. Meski demikian, mereka tetap setia mendidik generasi bangsa.

Kini, penyaluran TPG yang langsung masuk ke rekening setiap bulan memberi kepastian penghasilan sekaligus meningkatkan kesejahteraan guru sehingga mereka dapat lebih fokus mengajar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Guru Informatika SMP Swasta Maritim Mola, Tino, merasakan langsung manfaat kebijakan tersebut.

Saat mulai mengajar pada akhir 2021, ia hanya menerima insentif dana BOS sekitar Rp400 ribu per bulan yang dibayarkan setiap tiga bulan.

Setelah menerima TPG, Tino mengaku lebih tenang menjalankan tugas sebagai pendidik.

Ia memanfaatkan tunjangan itu untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menunjang proses belajar, termasuk membeli kuota internet dan media pembelajaran.

Baca Juga :  AS Usul Zona Ekonomi Bebas di Donbas, Zelenskyy: Siapa yang Jamin Rusia Tidak Menyerbu?

“TPG sangat membantu kebutuhan sehari-hari sekaligus mendukung pembelajaran,” ujar Tino, seperti dikutip dari keterangan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, penyaluran TPG setiap bulan membuat guru tidak lagi khawatir soal kebutuhan dasar sehingga dapat lebih fokus mendampingi siswa.

Selain meningkatkan kesejahteraan, Tino berharap pemerintah terus menggelar pelatihan agar kompetensi guru dan kualitas pendidikan di daerah pesisir seperti Mola Bahari semakin meningkat.

Honor Naik dari Rp150 Ribu hingga Terima TPG

Kisah serupa dialami Guru Geografi SMA Muhammadiyah 1 Wakatobi, Gita Novalista. Saat pertama mengajar, ia hanya menerima honor sekitar Rp150 ribu per bulan.

Setelah bertahun-tahun mengabdi, honornya naik menjadi Rp500 ribu sebelum akhirnya memperoleh TPG pada awal 2025.

“TPG sangat membantu dan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengajar,” kata Gita.

Sementara itu, guru lainnya, Waode, mengenang masa ketika dirinya hanya menerima honor sekitar Rp80 ribu per bulan.

Baca Juga :  OTT KPK Bongkar Korupsi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Jadi Tersangka

Keterbatasan tersebut membuat banyak guru memilih berhenti, sementara guru yang bertahan harus saling menggantikan mengajar agar proses belajar tetap berjalan.

Kini, setelah menerima TPG sejak awal 2025, Waode mengaku perjuangan panjang para guru akhirnya mendapat penghargaan yang layak.

“Alhamdulillah, TPG sangat membantu. Ini menjadi hak guru yang sudah bertahun-tahun mengabdi,” ujarnya.

Kemendikdasmen: TPG Bentuk Penghargaan bagi Guru

Sekretaris Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru, Temu Ismail, menegaskan Tunjangan Profesi Guru (TPG) menjadi bentuk penghargaan pemerintah atas profesionalisme guru ASN maupun non-ASN.

Ia juga mengajak guru, termasuk di daerah terpencil dan kepulauan, terus meningkatkan mutu pendidikan demi mencetak SDM Indonesia yang unggul.

Hingga Juni 2026, pemerintah telah menyalurkan TPG kepada 2.796 guru di Provinsi Sulawesi Tenggara dengan nilai Rp33,6 miliar.

Khusus Kabupaten Wakatobi, sebanyak 821 guru telah menerima TPG senilai Rp9,8 miliar. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sosok Kombes Jerrold Kumontoy, Kapolresta Balikpapan yang Jadi Danup di Istana
KPK Awasi Bantuan Gempa NTT, Warga Diminta Laporkan Dugaan Penyalahgunaan
BEM UI Gelar Aksi #MerebutKemerdekaan di Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan
Kolonel Priyo Handoyo: Jejak Prajurit Infanteri hingga Komandan Upacara HUT RI
Malam Merdeka Tetap Digelar, Kembang Api Ditunda untuk Hormati Korban Gempa
Menkum Temui Mualem, Otsus Aceh Ditargetkan Rampung Tahun Ini
Kapolri Sigit: Kemerdekaan Harus Menghadirkan Rasa Aman dan Kesejahteraan
Tiga Menit untuk Indonesia, Masyarakat Diminta Hening Saat Detik Proklamasi

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:13 WIB

Sosok Kombes Jerrold Kumontoy, Kapolresta Balikpapan yang Jadi Danup di Istana

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:47 WIB

KPK Awasi Bantuan Gempa NTT, Warga Diminta Laporkan Dugaan Penyalahgunaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:40 WIB

BEM UI Gelar Aksi #MerebutKemerdekaan di Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:41 WIB

Kolonel Priyo Handoyo: Jejak Prajurit Infanteri hingga Komandan Upacara HUT RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Malam Merdeka Tetap Digelar, Kembang Api Ditunda untuk Hormati Korban Gempa

Berita Terbaru

Presiden Donald Trump memerintahkan Pentagon mengurangi skala latihan militer gabungan dengan Korea Selatan. Dok: REUTERS/Christian Hartmann

INTERNASIONAL

Trump Perintahkan Pentagon Kurangi Latihan Militer

Selasa, 18 Agu 2026 - 11:18 WIB

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir menyerukan pembunuhan 30 hingga 40 warga Gaza setiap malam Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menteri Israel Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30-40 Orang

Selasa, 18 Agu 2026 - 10:11 WIB