Komnas HAM Kecam Tindakan Brimob, Desak Kapolri Lindungi Hak Demonstran

Jumat, 29 Agustus 2025 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

JAKARTA – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengecam keras tindakan aparat Brimob saat aksi demonstrasi di Jakarta pada Kamis (28/8/2025) malam. Insiden ini menyebabkan seorang pengemudi ojek online (ojol) tewas setelah terlindas kendaraan taktis (rantis).

Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah, menyebut peristiwa itu sebagai bentuk kekerasan negara terhadap masyarakat sipil yang tidak bisa ditoleransi. Menurutnya, oknum polisi yang mengemudikan rantis dengan cara membahayakan massa aksi berpotensi melanggar hak asasi manusia.

“Atas peristiwa salah satu peserta aksi yang terlindas mobil Brimob, Komnas HAM mengecam tindakan oknum Kepolisian Republik Indonesia. Ini merupakan kekerasan negara terhadap masyarakat sipil,” tegas Anis.

Baca Juga :  Polisi Dibegal di TB Simatupang, Korban Dipukul dan Diseret ke Trotoar, Motor Raib

Komnas HAM mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera mengoordinasikan jajarannya dalam mengawal demonstrasi. Anis menekankan, Polri harus menempatkan prinsip penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia sebagai pijakan utama, bukan pendekatan kekerasan.

“Kapolri harus memastikan pengamanan aksi demonstrasi berlangsung aman, menghormati kebebasan menyampaikan pendapat, dan tidak menimbulkan korban,” tambahnya.

Selain itu, Komnas HAM mengimbau masyarakat agar tetap menggunakan hak konstitusionalnya untuk menyampaikan pendapat secara damai. Semua pihak diharapkan menahan diri agar situasi tetap kondusif.

“Komnas HAM mengajak pemerintah dan masyarakat untuk tidak reaktif terhadap aksi demonstrasi. Negara wajib menjamin kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat tetap aman dan kondusif,” ujar Anis.

Baca Juga :  Bima Cakti Akabri 95 Rayakan 30 Tahun dengan Baksos dan Penyerahan Ambulans

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komnas HAM akan menindaklanjuti kasus ini dengan serius. Anis memastikan pihaknya akan turun ke lapangan untuk mengumpulkan informasi, memanggil pihak terkait, dan menyusun rekomendasi agar insiden serupa tidak terjadi lagi.

“Komnas HAM mengambil atensi sangat serius atas peristiwa ini. Kami akan turun ke lapangan, memanggil pihak terkait, dan menyusun rekomendasi agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Perburuan Desmond Freeman: Buronan Paling Dicari di Australia Tewas Ditembak Polisi
Ketua KMT Cheng Li-wun Terima Undangan Xi Jinping ke Beijing
Spanyol Boikot Militer AS: Tutup Ruang Udara dan Larang Penggunaan Pangkalan untuk Perang Iran
Misteri Mutilasi Freezer di Bekasi Terbongkar, Motif Ekonomi dan Pelaku Bertambah
Kasus CSR BI-OJK Memanas, KPK Segera Tahan 2 Anggota DPR Satori dan Heri Gunawan
Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Masuk Ranah TNI, Ini Perkembangannya
Trump Izinkan Tanker Minyak Rusia Masuk Kuba di Tengah Krisis
Zelenskyy Klaim Tour Timur Tengah Sukses Amankan Kesepakatan Strategis

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:32 WIB

Akhir Perburuan Desmond Freeman: Buronan Paling Dicari di Australia Tewas Ditembak Polisi

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:29 WIB

Ketua KMT Cheng Li-wun Terima Undangan Xi Jinping ke Beijing

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:24 WIB

Spanyol Boikot Militer AS: Tutup Ruang Udara dan Larang Penggunaan Pangkalan untuk Perang Iran

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:20 WIB

Misteri Mutilasi Freezer di Bekasi Terbongkar, Motif Ekonomi dan Pelaku Bertambah

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:01 WIB

Kasus CSR BI-OJK Memanas, KPK Segera Tahan 2 Anggota DPR Satori dan Heri Gunawan

Berita Terbaru

Misi jembatan perdamaian. Ketua KMT Cheng Li-wun bersiap mengunjungi Tiongkok untuk membuktikan bahwa perang bukan takdir bagi kedua belah pihak selat, di tengah keretakan internal partai soal anggaran pertahanan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ketua KMT Cheng Li-wun Terima Undangan Xi Jinping ke Beijing

Selasa, 31 Mar 2026 - 15:29 WIB