Korban Bencana Aceh–Sumatera Tembus 1.198 Orang, 166 Ribu Warga Mengungsi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga terdampak bencana Aceh mengungsi di posko darurat BNPB. (Posnews/Ist)

Warga terdampak bencana Aceh mengungsi di posko darurat BNPB. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap data terbaru penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Hingga Jumat, 16 Januari 2026, jumlah korban jiwa terus bertambah dan kondisi di lapangan masih darurat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan total korban meninggal dunia mencapai 1.198 orang, sementara 144 orang masih dinyatakan hilang.

“Data terkini menunjukkan peningkatan korban jiwa. Total korban meninggal akibat bencana hidrometeorologi di tiga provinsi mencapai 1.198 orang, dan korban hilang tercatat 144 orang,” kata Abdul Muhari, Sabtu (17/1/2026).

Baca Juga :  Kakorlantas Polri Pantau Langsung HUT ke-80 RI, Monas Aman dan Masyarakat Riang

Aceh Jadi Titik Penambahan Korban

Lebih lanjut, Aam menjelaskan, Aceh mencatat penambahan delapan korban meninggal dalam pembaruan data terakhir.

Selain itu, BNPB mencatat 166.579 jiwa masih bertahan di lokasi pengungsian akibat rusaknya permukiman dan infrastruktur vital.

“Penambahan korban meninggal tercatat di Aceh sebanyak delapan orang. Saat ini, sebanyak 166.579 warga masih mengungsi,” ujarnya.

Baca Juga :  Tambal 3.652 Jalan Berlubang di Jaktim, Publik Soroti Kualitas Perbaikan Bina Marga DKI

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BNPB Percepat Huntara dan Pemulihan Wilayah

Sementara itu, BNPB terus memacu percepatan pembangunan hunian sementara (huntara), sekaligus membuka dan membersihkan akses jalan serta jembatan yang rusak akibat bencana.

BNPB mempercepat pemulihan permukiman agar wilayah terdampak segera layak huni dan aktivitas warga pulih bertahap.

BNPB kini memprioritaskan keselamatan warga, pemenuhan kebutuhan pengungsi, serta percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh–Sumatera.

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesawat Dragon SpaceX Crew-12 Sukses Merapat di ISS
Cegah Tawuran di Tanjung Priok, Remaja Bawa Celurit Ditangkap Polisi Dini Hari
Wang Yi dan Anita Anand Resmikan Era Baru Kemitraan Strategis
Tawuran Maut di Jakarta Timur, Pelajar SMP Tewas Dibacok – 16 Remaja Diamankan
Wang Yi Optimistis Hubungan China-AS Miliki Prospek Cerah
Zelenskyy Tuntut Jaminan Keamanan 20 Tahun dan Tolak Konsesi Wilayah
25 Anggota Parlemen dan Pemimpin Serikat Desak Starmer Akhiri Agenda
Kejutan FA Cup: Newcastle Singkirkan Villa, Mansfield Permalukan Burnley

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:09 WIB

Pesawat Dragon SpaceX Crew-12 Sukses Merapat di ISS

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:19 WIB

Cegah Tawuran di Tanjung Priok, Remaja Bawa Celurit Ditangkap Polisi Dini Hari

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:10 WIB

Wang Yi dan Anita Anand Resmikan Era Baru Kemitraan Strategis

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:00 WIB

Tawuran Maut di Jakarta Timur, Pelajar SMP Tewas Dibacok – 16 Remaja Diamankan

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:01 WIB

Wang Yi Optimistis Hubungan China-AS Miliki Prospek Cerah

Berita Terbaru

Langkah menuju Mars. Empat astronot misi Crew-12 NASA resmi memulai misi sains delapan bulan di ISS guna menguji teknologi medis dan ketahanan pangan di luar angkasa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pesawat Dragon SpaceX Crew-12 Sukses Merapat di ISS

Minggu, 15 Feb 2026 - 21:09 WIB

Rekonsiliasi di Munich. Menlu Tiongkok Wang Yi dan Menlu Kanada Anita Anand menyepakati arah baru hubungan bilateral melalui kemitraan strategis yang lebih dalam dan kebijakan bebas visa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wang Yi dan Anita Anand Resmikan Era Baru Kemitraan Strategis

Minggu, 15 Feb 2026 - 16:10 WIB

BNavigasi hubungan dua raksasa. Menlu Tiongkok Wang Yi menegaskan bahwa meskipun sejarah penuh liku, kerja sama China-AS tetap menjadi pilihan terbaik bagi stabilitas dunia di masa depan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wang Yi Optimistis Hubungan China-AS Miliki Prospek Cerah

Minggu, 15 Feb 2026 - 15:01 WIB