KPK Bongkar Kerugian Negara Rp175 Triliun akibat Deforestasi, Korupsi Hutan Disorot Tajam

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar fakta mengejutkan. Negara ditaksir merugi hingga Rp175 triliun akibat kerusakan hutan atau deforestasi yang terus meluas di Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan catatan internal KPK, luas deforestasi nasional kini mencapai 608.299 hektare.

Angka tersebut menunjukkan ancaman serius bagi keuangan negara sekaligus kelestarian lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

β€œRp175 triliun potensi kerugian negara dari sektor hutan,” tulis KPK melalui akun Instagram resminya @official.kpk, Rabu (31/12/2025).

Seiring itu, KPK tancap gas mengusut sejumlah kasus dugaan suap pengelolaan kawasan hutan.

Baca Juga :  Update Rehabilitasi dari Presiden, KPK Tetap Usut Dugaan Korupsi Akuisisi PT JN oleh ASDP

Kasus tersebut meliputi suap kerja sama pengelolaan hutan di PT Inhutani V senilai Rp4,2 miliar disertai pemberian mobil Rubicon.

Tak hanya itu, KPK juga menelusuri suap izin alih fungsi hutan lindung di Pemkab Bogor senilai Rp8,9 miliar, serta kasus suap izin usaha perkebunan dan Hak Guna Usaha (HGU) di Kabupaten Buol yang mencapai Rp3 miliar.

Di sisi lain, KPK menegaskan hutan Indonesia merupakan salah satu yang terluas di dunia, dengan total luas mencapai 95,9 juta hektare atau sekitar 2 persen dari luas hutan global.

Oleh karena itu, KPK menilai hutan wajib dijaga dan dilestarikan dari praktik korupsi dan eksploitasi.

Baca Juga :  Update Kasus Ledakan SMAN 72, ABH Diinterogasi 3 Kali - Polisi Dalami Cara Merakit Bom

Sebagai langkah konkret, KPK resmi meluncurkan dashboard JAGA HUTAN pada 19 Desember 2025.

Melalui platform ini, masyarakat didorong berperan aktif menjaga hutan, berdiskusi, hingga melaporkan dugaan korupsi di sektor kehutanan.

β€œMari bergerak bersama dan ambil peran melindungi hutan serta menyelamatkan sumber daya alam dari ancaman korupsi dan eksploitasi,” tegas KPK.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen KPK dalam menekan kerugian negara, menjaga keberlanjutan lingkungan, dan memutus mata rantai korupsi di sektor hutan.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Sembilan Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah, Dokumen TPPU Disita
Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Jemaah Bersatu
KemenHAM Dialog dengan Warga Batunya dan Sidatapa Usai Tragedi Main Hakim Sendiri
Isu Aksi Besar Agustus 2026 Ramai, Polda Metro Bentuk Tim Preventive Strike
Mall Jakarta dan Surabaya Ramai-Ramai Pasang Pagar Tinggi, APPBI Ungkap Alasannya
Polisi Dalami Jejak Digital Sutrimo yang Tewas di Klinik Kebayoran Baru
769 Kasus Terungkap, Kriminalitas Jakarta Masih Mengkhawatirkan
BGN Bongkar Rekening Ganda dan Dapur Fiktif MBG, Rp311,2 Miliar Kembali ke Negara

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Tim Sembilan Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah, Dokumen TPPU Disita

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Jemaah Bersatu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:55 WIB

KemenHAM Dialog dengan Warga Batunya dan Sidatapa Usai Tragedi Main Hakim Sendiri

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:08 WIB

Isu Aksi Besar Agustus 2026 Ramai, Polda Metro Bentuk Tim Preventive Strike

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:54 WIB

Mall Jakarta dan Surabaya Ramai-Ramai Pasang Pagar Tinggi, APPBI Ungkap Alasannya

Berita Terbaru

Langkah taktis dua raksasa ekonomi. Intervensi gabungan otoritas keuangan Jepang dan Amerika Serikat mendongkrak nilai tukar yen hingga level 157 per dolar AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mata Uang Yen Melesat Tajam Sentuh Level 157 Per Dolar

Minggu, 2 Agu 2026 - 06:18 WIB