Update Korban Bencana Sumatra Bertambah, BNPB Catat 1.167 Tewas dan 165 Hilang

Sabtu, 3 Januari 2026 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan BNPB dan Basarnas mengevakuasi korban serta membantu pengungsi pascabencana di wilayah Sumatera.
(Posnews/Ist)

Petugas gabungan BNPB dan Basarnas mengevakuasi korban serta membantu pengungsi pascabencana di wilayah Sumatera. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Duka bencana di Sumatra makin dalam. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan penambahan 10 korban jiwa akibat rangkaian bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Sabtu (3/1/2026).

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menegaskan seluruh korban tambahan berasal dari Kabupaten Aceh Utara. Total korban meninggal dunia kini tembus 1.167 orang.

“Hari ini ada penambahan dari Aceh Utara. Total korban jiwa meninggal mencapai 1.167 orang,” ujar Abdul.

Namun, tragedi belum berakhir. Sebanyak 165 orang masih dinyatakan hilang dan terus dicari tim SAR gabungan di berbagai titik rawan.

Baca Juga :  COP30 Dibuka di Belem: Seruan Persatuan Menggema di Tengah Absennya AS dan Krisis Iklim

Di sisi lain, 257.780 warga masih bertahan di pengungsian. Meski demikian, BNPB mencatat jumlah pengungsi mulai menurun 122.507 orang, seiring masifnya pembersihan dan pembukaan akses wilayah terdampak.

“Ini menunjukkan progres pemulihan terus berjalan,” kata Abdul.

Polri Turunkan 86 Alat Berat, Buka Akses Terisolasi

Sementara itu, Polri tancap gas mempercepat pemulihan. Total 86 unit alat berat dan 18 dump truck dikerahkan ke Aceh, Sumbar, dan Sumut untuk membersihkan lumpur, membuka jalan, menormalkan sungai, hingga memulihkan fasilitas umum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Di Aceh, sebanyak 27 alat berat bekerja non-stop membuka desa terisolasi dan membersihkan rumah warga.
  • Di Sumatera Barat, 12 alat berat dan 10 dump truck fokus membuka akses nagari dan jalur logistik.
  • Sedangkan di Sumatera Utara, 47 alat berat diterjunkan untuk menyingkirkan longsor dan lumpur di kawasan padat penduduk.
Baca Juga :  Ibu Tiri ASN Kemenag di Sukabumi Ditahan, Kasus Penganiayaan Anak Berujung Maut

Karo Penmas Divisi Humas Polri Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan, Polri tidak akan mundur sebelum seluruh akses benar-benar pulih.

“Kami tidak akan berhenti sampai masyarakat bisa kembali hidup normal,” tegas Trunoyudo.

Bencana belum usai. Korban masih bertambah. Aparat terus berpacu dengan waktu demi menyelamatkan Sumatra dari luka yang belum kering.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam
BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:29 WIB

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:04 WIB

Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga

INTERNASIONAL

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB