KPK OTT Gubernur Riau Abdul Wahid, Status Hukum Segera Diumumkan

Senin, 3 November 2025 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

RIAU, POSNEWS.CO.ID β€” Pejabat kalau tidak jadi penjahat bukan pejabat namanya. Itu-lah kira-kira pikirannya yang terjadi saat ini. Drama korupsi kembali pecah di Tanah Air.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Gubernur Riau Abdul Wahid dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Riau, Senin (3/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi senyap ini langsung menghebohkan publik dan menambah daftar panjang kepala daerah yang terjerat operasi antikorupsi.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan penangkapan tersebut.

β€œSalah satunya Gubernur Riau Abdul Wahid,” tegas Fitroh.

Baca Juga :  Bupati Syamsul Auliya Rachman Jadi Tersangka, KPK Bongkar Setoran THR Rp610 Juta

Meski sudah mengunci sejumlah pihak, KPK belum membocorkan detail konstruksi perkara dan pihak lain yang ikut terjaring.

Namun, sumber internal penegak hukum menyebut OTT ini diduga terkait proyek pengadaan dan suap jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

Saat ini, tim penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang ditangkap, termasuk penyitaan dokumen dan barang bukti awal.

KPK Punya 1×24 Jam Tentukan Tersangka

Sesuai Undang-Undang, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menetapkan status hukum para pihak yang terjaring.

Jika bukti kuat, Abdul Wahid bakal langsung ditetapkan sebagai tersangka dan dibawa ke Jakarta malam ini atau besok pagi.

Baca Juga :  KPK OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Diamankan di Jawa Tengah - OTW Jakarta

Operasi ini menambah catatan hitam Riau soal kasus korupsi kepala daerah, setelah sebelumnya beberapa pejabat tinggi provinsi itu juga pernah dijerat KPK dalam perkara suap dan proyek.

Masyarakat Riau kini menunggu pengumuman resmi KPK, termasuk motif, barang bukti, dan kemungkinan keterlibatan pejabat lain.

Tagar #OTTKPK dan #GubernurRiau sudah mulai meramaikan lini masa platform X dan TikTok, menandakan antusiasme publik memantau kasus ini. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MUI Kritik Maraknya OTT Korupsi, Sistem Dinilai Gagal Bikin Koruptor Jera
Sabu, Ganja, dan 30 CD Porno Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan
UNMA dan BNN Perkuat Kolaborasi Cegah Narkotika, Mahasiswa Didorong Jadi Agen Perubahan
Temuan 995 Senjata di Sekolah Jaksel, Polisi Diminta Buka Ruangan Mirip Bunker
Nasabah Dibacok Usai Ambil Uang di Bank, Rp30 Juta Dibawa Kabur
Polres Jakbar Musnahkan Narkoba Rp119 Miliar, Jaringan Internasional Digulung
Fakta Baru Mutilasi Depok, Polisi Dalami Dugaan Tersangka di Grup Komunitas Gay
War Ticket Istana Merdeka Diserbu, 128.331 Orang Berebut Undangan HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:32 WIB

MUI Kritik Maraknya OTT Korupsi, Sistem Dinilai Gagal Bikin Koruptor Jera

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:19 WIB

Sabu, Ganja, dan 30 CD Porno Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:33 WIB

UNMA dan BNN Perkuat Kolaborasi Cegah Narkotika, Mahasiswa Didorong Jadi Agen Perubahan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Temuan 995 Senjata di Sekolah Jaksel, Polisi Diminta Buka Ruangan Mirip Bunker

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Nasabah Dibacok Usai Ambil Uang di Bank, Rp30 Juta Dibawa Kabur

Berita Terbaru

Pemerintah Prancis memberlakukan undang-undang baru yang melarang perusahaan melakukan panggilan telemarketing tanpa persetujuan awal konsumen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Melarang Panggilan Telemarketing Tanpa Izin Konsumen

Jumat, 7 Agu 2026 - 12:17 WIB

Senat AS mengonfirmasi Dr Erica Schwartz sebagai Direktur CDC di tengah krisis internal lembaga. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Senat AS Konfirmasi Dr Erica Schwartz Sebagai Direktur CDC

Jumat, 7 Agu 2026 - 11:02 WIB

Militer Israel menggempur kembali kawasan Lebanon selatan di tengah berlangsungnya negosiasi diplomatik di Roma. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Israel Gelar Serangan Susulan di Lebanon Selatan Saat Diplomasi

Jumat, 7 Agu 2026 - 10:00 WIB

Departemen Luar Negeri AS memperketat pemeriksaan media sosial jurnalis asing demi memverifikasi kelayakan visa dan menjaga keamanan nasional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Periksa Akun Media Sosial Jurnalis Asing Pemohon Visa

Jumat, 7 Agu 2026 - 09:00 WIB

Amerika Serikat melanjutkan perundingan lisensi produksi rudal interceptor Patriot untuk Ukraina guna memperkuat pertahanan udara dari serangan Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Tetap Dorong Lisensi Rudal Patriot Ukraina

Jumat, 7 Agu 2026 - 09:00 WIB