KPK Periksa Ketua DPD PDI-P Jabar Ono Surono, Kasus Suap Proyek Bekasi Mengembang

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono. (Posnews/Net)

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono. (Posnews/Net)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus suap ijon proyek di Pemerintah Kabupaten Bekasi terus bergulir. Kali ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, Kamis (15/1/2026).

Pemeriksaan ini memperkuat pengusutan perkara yang menjerat Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (ADK) sebagai tersangka.

KPK sebelumnya menetapkan Ade Kuswara Kunang sebagai tersangka bersama ayahnya HM Kunang (HMK) serta Sarjan (SRJ) selaku pihak swasta pemberi suap.

Kasus ini menyorot dugaan praktik suap proyek yang sistematis di lingkungan Pemkab Bekasi.

Baca Juga :  Gerebek Studio Porno ‘BangBus’ Bonnie Blue, Polisi Sita Kamera dan Mobil Pikap Bernuansa Vulgar

“ONS (Ono Surono), Ketua DPD PDI-P Jawa Barat,” tegas Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Kamis (15/1/2026).

Hadir Sejak Pagi, Diperiksa di Gedung Merah Putih

Budi memastikan Ono Surono memenuhi panggilan penyidik KPK dan hadir sejak pukul 08.23 WIB di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Hingga berita ini diturunkan, pemeriksaan masih berlangsung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

KPK Panggil Pejabat Teknis Pemkab Bekasi

Selain memeriksa Ono, KPK memanggil tujuh saksi kunci dari jajaran Pemkab Bekasi. Para saksi berasal dari bidang pengelolaan sumber daya air, pembangunan jalan, jembatan, hingga bina konstruksi.

Baca Juga :  BNPB Perpanjang Pencarian Korban Longsor Pandanarum, Total Korban 12 Jiwa

Mereka adalah AGM, DDH, AFZ, TI, AGJ, HSR, dan TLS, yang diduga mengetahui proses proyek dan aliran suap dalam perkara ini.

Kasus Membesar, Aliran Suap Dibongkar

KPK menegaskan penyidikan masih terus berkembang. Pemeriksaan saksi-saksi dilakukan untuk membongkar peran para pihak serta menelusuri aliran uang suap dalam proyek-proyek di Kabupaten Bekasi.

Kasus ini menjadi peringatan keras terhadap praktik korupsi proyek daerah dan berpotensi menyeret pihak lain seiring pendalaman penyidikan.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswi UNS Sulap Kentang Kleci Jadi Burger Unik dan Laku Keras
Polemik Ceramah JK Memanas, Ade Armando dan Abu Janda Dilaporkan ke Polisi
Sakit Sepekan, Pria Obesitas di Jatinegara Dievakuasi ke Rumah Sakit
Tabrak Pedagang Buah hingga Terpental di Kalimalang, Sopir Pajero Diciduk Polisi
Simpan Senpi Ilegal dan Peluru Aktif di Kontrakan, Pria di Muba Diciduk Polisi
Demo Hardiknas, Pengendara Hindari Kawasan Monas dan DPR, Polisi Kerahkan 3.545 Personel
Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi 11 Penumpang Kapal Pancing Bocor di Marunda
Dendam Asmara Berujung Penusukan di Depok, Tiga Pelaku Dibekuk

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 18:08 WIB

Mahasiswi UNS Sulap Kentang Kleci Jadi Burger Unik dan Laku Keras

Senin, 4 Mei 2026 - 17:46 WIB

Polemik Ceramah JK Memanas, Ade Armando dan Abu Janda Dilaporkan ke Polisi

Senin, 4 Mei 2026 - 17:28 WIB

Sakit Sepekan, Pria Obesitas di Jatinegara Dievakuasi ke Rumah Sakit

Senin, 4 Mei 2026 - 17:07 WIB

Tabrak Pedagang Buah hingga Terpental di Kalimalang, Sopir Pajero Diciduk Polisi

Senin, 4 Mei 2026 - 16:53 WIB

Simpan Senpi Ilegal dan Peluru Aktif di Kontrakan, Pria di Muba Diciduk Polisi

Berita Terbaru