KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Afandin dalam OTT, Sejumlah Pihak Ikut Diamankan

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Dalam operasi senyap tersebut, tim penyidik mengamankan Bupati Langkat Syah Afandin bersama sejumlah pihak lain yang diduga terkait perkara yang sedang diselidiki.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan penangkapan tersebut saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (3/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar (OTT Bupati Langkat),” kata Fitroh.

OTT di Langkat menjadi operasi tangkap tangan ke-15 yang dilakukan KPK sepanjang 2026.

Baca Juga :  Gubernur Jakarta Serius Benahi Pasar Tanah Abang, Digitalisasi Jadi Andalan

Namun, lembaga antirasuah itu belum mengungkap jumlah pihak yang diamankan maupun dugaan tindak pidana korupsi yang menjadi dasar penindakan.

KPK Masih Dalami Perkara

Hingga Jumat pagi, penyidik masih menjalani pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan.

KPK juga belum mengumumkan barang bukti yang disita maupun kronologi lengkap operasi tersebut.

Sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP),

KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang terjaring dalam OTT, apakah ditetapkan sebagai tersangka atau dipulangkan setelah pemeriksaan.

Baca Juga :  Gempa M7,7 NTT: 75 Orang Meninggal, 907 Luka dan 92.735 Mengungsi

Publik Menanti Pengumuman Resmi

Kasus ini langsung menyita perhatian publik karena melibatkan kepala daerah aktif.

Hingga kini, KPK masih menutup rapat informasi mengenai konstruksi perkara, termasuk dugaan nilai kerugian negara, pihak-pihak yang diduga terlibat, serta barang bukti yang diamankan.

KPK menyatakan akan menyampaikan perkembangan kasus tersebut dalam konferensi pers setelah seluruh rangkaian pemeriksaan awal selesai.

Masyarakat pun diminta menunggu informasi resmi agar tidak terpengaruh kabar yang belum terverifikasi. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi KM Virgo Transport 8: 80 Korban Meninggal, 55 Masih Dicari
G20 Tolak Pangan Jadi Alat Tekanan Geopolitik, Ini Sikap Mendag Budi
7 Oktober! Sidang Perdana Febrie Adriansyah Dimulai, Jaksa Bacakan Dakwaan
Suyudi Jadi Kapolri, Siapkan Konsolidasi Internal dan Lanjutkan Program Listyo Sigit
Prabowo Lantik 18 Pejabat, Suyudi Jadi Kapolri dan Listyo Sigit Pimpin KSP
Suyudi Soroti No Viral No Justice, Laporan Warga Harus Ditangani Tanpa Menunggu Viral
Komisi III DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri, Ini Tahap Selanjutnya
Hari Kesaktian Pancasila 2026, Prabowo Khusyuk Berdoa di Sumur Lubang Buaya

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8: 80 Korban Meninggal, 55 Masih Dicari

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:33 WIB

G20 Tolak Pangan Jadi Alat Tekanan Geopolitik, Ini Sikap Mendag Budi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:20 WIB

7 Oktober! Sidang Perdana Febrie Adriansyah Dimulai, Jaksa Bacakan Dakwaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Suyudi Jadi Kapolri, Siapkan Konsolidasi Internal dan Lanjutkan Program Listyo Sigit

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Prabowo Lantik 18 Pejabat, Suyudi Jadi Kapolri dan Listyo Sigit Pimpin KSP

Berita Terbaru

SteamOS ARM rilis Versi 1.2 untuk AYANEO Pocket S2 dan S2 Pro. Nikmati fitur LSFG 2.0 native, installer UFS, dan pembaru otomatis. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

SteamOS ARM Kini Mendukung Handheld AYANEO Pocket S2

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:00 WIB