Wisata Malam Ragunan: DPRD DKI Tekankan Infrastruktur dan Tiket Murah

Minggu, 24 Agustus 2025 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga berkunjung ke Taman Margasatwa Ragunan, destinasi wisata favorit Jakarta yang diwacanakan buka hingga malam hari. (Dok-HUmas DKI Jkt)

Warga berkunjung ke Taman Margasatwa Ragunan, destinasi wisata favorit Jakarta yang diwacanakan buka hingga malam hari. (Dok-HUmas DKI Jkt)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur menjadi faktor penentu apabila Taman Margasatwa Ragunan (TMR) benar-benar dibuka hingga malam hari.

Menurut Baco, pelayanan dan fasilitas harus ditingkatkan agar Ragunan dapat bersaing dengan destinasi wisata lain yang sudah menerapkan konsep serupa.

“Pelayanan dan fasilitas harus ditingkatkan agar Ragunan bisa menjadi destinasi wisata yang lebih baik,” kata Baco, Minggu (24/8/2025).

Butuh Kajian Matang dari Pemprov DKI

Baco menilai, wacana pembukaan Ragunan di malam hari harus melalui kajian mendalam dari Pemprov DKI, khususnya Unit Pengelola Teknis (UPT) TMR. Ia menyebutkan beberapa aspek penting yang wajib diperhatikan, antara lain:

  • pengawasan keamanan,

  • sistem pencahayaan,

  • infrastruktur pendukung,

    ADVERTISEMENT

    ads

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  • serta mitigasi risiko operasional.

Baca Juga :  Dibacok Geng Motor Misterius di Cileungsi, Polisi Bongkar Fakta Mengejutkan

“Akan lebih baik jika menggunakan jasa konsultan untuk melakukan kajian mendalam. Jangan sampai biaya infrastruktur sudah besar, tetapi operasionalnya tidak berjalan optimal karena konsepnya tidak tepat,” jelasnya.

Politikus Golkar itu menekankan bahwa kunci keberhasilan terletak pada profesionalisme pengelola, digitalisasi layanan, dan modernisasi manajemen wisata. Dengan pengelolaan yang tepat, Ragunan berpotensi menjadi destinasi unggulan di Jakarta, bukan hanya pada siang hari, tetapi juga di malam hari.

Tiket Harus Tetap Terjangkau

Lebih lanjut, Baco mengingatkan bahwa Ragunan adalah aset Pemprov DKI. Karena itu, tiket masuk harus tetap terjangkau bagi kalangan menengah ke bawah.

Baca Juga :  Kesenjangan Digital: Siapa yang Tertinggal di Era 5G?

“Karena harga tiketnya tidak bisa dinaikkan, pengelola Ragunan dituntut berinovasi. Mereka harus kreatif menggandeng swasta dan masyarakat untuk mengadakan berbagai acara di Ragunan. Dengan begitu, pemasukan tidak hanya bergantung pada penjualan tiket,” tandasnya.

Ragunan Bisa Tiru Konsep Taman Safari

Baco mencontohkan keberhasilan Taman Safari Cisarua, Bogor yang sudah membuka kunjungan malam hari dengan konsep edukatif sekaligus rekreatif. Menurutnya, jika Ragunan mampu meniru dan mengadaptasi konsep tersebut, maka daya tarik wisata di Jakarta akan meningkat signifikan.

“Ragunan memiliki peluang besar menjadi ikon wisata malam Jakarta jika konsepnya dirancang matang, ramah lingkungan, serta memprioritaskan kesejahteraan satwa,” tutupnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Dicoret, 11 Juta PBI BPJS Aktif Lagi – DPR Pastikan Warga Tetap Bisa Berobat
Polisi Sikat Pengedar Pil Koplo di Penjaringan, 1.100 Lebih Obat Keras Disita
Pergerakan Tanah di Tegal Meluas, 2.453 Warga Padasari Mengungsi – BNPB Siapkan Huntara
3 Pelajar Penyiram Air Keras ke Siswa SMK di Jakpus Ditangkap, Dua Masih di Bawah Umur
Kronologi Wali Kota Bekasi Dihadang Golok Saat Penertiban PKL di Teluk Pucung
Ratusan Pasien Cuci Darah Terancam Gagal Berobat, PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan
Guru MI Dihajar Wali Murid di Sampang, Babak Belur di Warung – Polisi Turun Tangan
Kericuhan Lahan Sawit KSO di Rokan Hulu, Satu Orang Tewas dan Lima Luka

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 14:20 WIB

Sempat Dicoret, 11 Juta PBI BPJS Aktif Lagi – DPR Pastikan Warga Tetap Bisa Berobat

Senin, 9 Februari 2026 - 13:55 WIB

Polisi Sikat Pengedar Pil Koplo di Penjaringan, 1.100 Lebih Obat Keras Disita

Senin, 9 Februari 2026 - 13:19 WIB

Pergerakan Tanah di Tegal Meluas, 2.453 Warga Padasari Mengungsi – BNPB Siapkan Huntara

Senin, 9 Februari 2026 - 13:02 WIB

3 Pelajar Penyiram Air Keras ke Siswa SMK di Jakpus Ditangkap, Dua Masih di Bawah Umur

Senin, 9 Februari 2026 - 08:46 WIB

Kronologi Wali Kota Bekasi Dihadang Golok Saat Penertiban PKL di Teluk Pucung

Berita Terbaru