Suami di Bekasi Bunuh Selingkuhan Istri Secara Brutal di Kawasan Industri MM2100

Kamis, 9 Oktober 2025 - 22:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Penusukan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Penusukan. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Aksi pembunuhan sadis mengguncang warga Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Seorang suami bernama TB nekat menghabisi nyawa MW alias O (37)  pria yang diduga menjadi selingkuhan istrinya, F.

Peristiwa berdarah itu terjadi di Jalan Danau Pond 1, Kawasan Industri MM2100, Desa Danau Indah, pada Kamis (9/10/2025) dini hari. Korban tewas mengenaskan bersimbah darah akibat ditikam berkali-kali oleh pelaku.

Kapolsek Cikarang Barat AKP Tri Bintang Baskoro menjelaskan, aksi pembunuhan berawal dari rasa cemburu membara. TB yang curiga pada istrinya, memaksa F pulang dari tempat kerja dengan alasan anaknya sakit.

Baca Juga :  Pabrik Sabun Palsu di Bekasi Digulung, Omzet Capai Rp1 Miliar - Dijual Lewat E-Commerce

“Saat F tiba di rumah, terjadi adu mulut hebat. Pelaku menuduh sang istri berselingkuh, dan F mengakuinya,” ungkap AKP Bintang kepada wartawan.

Rencana Sadis Terbongkar

Mendengar pengakuan itu, TB langsung gelap mata. Ia mengambil ponsel istrinya, lalu menjebak korban MW dengan mengirim pesan agar datang ke kawasan industri MM2100.

Tanpa curiga, korban datang. Namun, bukannya pertemuan biasa, adu mulut panas pecah di lokasi. TB yang sudah menyiapkan pisau tajam di pinggang langsung menyerang korban secara brutal.

“Pelaku langsung mencabut senjata tajam dan menusuk tubuh korban berkali-kali tanpa ampun,” terang Bintang.

Baca Juga :  Personel Polisi Papua Berbaur dengan Anak-Anak, Bagikan Makanan Ringan dan Main Bersama

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban yang tersungkur bersimbah darah sempat dilarikan warga ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong karena luka tusukan terlalu parah.

Polisi Bergerak Cepat

Usai melakukan aksinya, TB mencoba kabur. Namun, polisi yang menerima laporan warga langsung menyergapnya tak jauh dari lokasi kejadian.

“Pelaku sudah kami amankan bersama barang bukti senjata tajam yang digunakan untuk membunuh korban,” tegas AKP Bintang.

Kini TB mendekam di sel tahanan Polsek Cikarang Barat dan dijerat Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, dengan ancaman 15 tahun penjara. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku
Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah
Trump Sebut Angkatan Laut AS Bertindak Seperti Bajak Laut
Cuaca Jabodetabek Minggu 3 Mei 2026, Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah
6 Pelajar Jadi Tersangka Kericuhan May Day Bandung, Polisi Sita Bom Molotov

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:24 WIB

Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:11 WIB

Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:53 WIB

Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah

Berita Terbaru

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Ketegangan di jantung Eropa. Pentagon resmi mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman sebagai balasan atas kritik keras Kanselir Friedrich Merz terhadap kepemimpinan Donald Trump dalam perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB