Wali Kota Bekasi Tertibkan Perlintasan Liar, Alarm Kereta Dipasang 500 Meter

Kamis, 30 April 2026 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Tri Adhianto Tjahyono. (Posnews/Ist)

Wali Kota Tri Adhianto Tjahyono. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID — Pemerintah Kota Bekasi langsung membenahi perlintasan kereta api ilegal yang selama ini rawan kecelakaan.

Wali Kota Tri Adhianto Tjahyono menegaskan, penanganan akan difokuskan pada jalur sebidang tak resmi yang kerap memicu insiden fatal.

Langkah ini muncul setelah meningkatnya kekhawatiran publik terhadap keselamatan di sejumlah titik rawan, terutama di kawasan Bulak Kapal. Karena itu, Pemkot bergerak cepat dengan strategi bertahap namun terukur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tri menegaskan, pemerintah tidak akan lagi membiarkan perlintasan liar tanpa pengawasan.

Menurutnya, titik-titik tersebut menjadi ancaman serius bagi keselamatan warga setiap hari.

Selanjutnya, ia bersama jajaran turun langsung meninjau perlintasan sebidang di Bulak Kapal.

Hasilnya, ditemukan sejumlah titik kritis seperti pintu rel Ampera hingga area sekitar makam pahlawan yang dinilai sangat berbahaya.

Sebagai respons cepat, Pemkot Bekasi langsung menambah personel dari Dinas Perhubungan untuk mengatur lalu lintas di lokasi rawan tersebut.

Baca Juga :  Apartemen di Bekasi Jadi Gudang Sabu Jaringan Malaysia, Polisi Sita 32 Kg

Alarm Suara 500 Meter, Warga Diperingatkan Lebih Dini

Tak berhenti di situ, Pemkot Bekasi juga menyiapkan inovasi sistem peringatan dini berbasis suara. Sistem ini akan menjadi solusi cepat sebelum infrastruktur permanen dibangun.

Tri menjelaskan, alarm akan aktif dari jarak sekitar 500 meter sebelum kereta melintas.

Sinyal tersebut terhubung ke pengeras suara (toa) yang memberikan peringatan langsung kepada warga di sekitar rel.

Dengan demikian, masyarakat memiliki waktu lebih panjang untuk menghindari lintasan dan meminimalisir risiko kecelakaan.

Selain alarm suara, Pemkot Bekasi juga merancang pemasangan sensor otomatis yang mampu mendeteksi kedatangan kereta.

Sistem ini akan bekerja layaknya peringatan banjir yang sudah diterapkan di sejumlah wilayah.

Langkah ini dinilai krusial karena memberikan notifikasi dini secara real-time kepada warga dan pengguna jalan.

Baca Juga :  Eks Finalis Puteri Indonesia Ditangkap, Diduga Facelift Ilegal hingga Korban Cacat

Pemkot Tegas: Tidak Ada Lagi Pihak Kuasai Perlintasan

Tri juga menegaskan pengelolaan perlintasan kini sepenuhnya berada di tangan pemerintah. Ia menepis isu adanya pihak tertentu yang selama ini menguasai pintu rel ilegal.

“Pemerintah yang kelola. Tidak ada kompromi. Ini soal keselamatan warga,” tegasnya.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkot Bekasi akan memasang pembatas di seluruh titik perlintasan tanpa palang resmi. Upaya ini menjadi solusi sementara sambil menunggu pembangunan Flyover Bulak Kapal.

Ke depan, proyek flyover tersebut diharapkan menjadi solusi permanen untuk mengurai kemacetan sekaligus menekan angka kecelakaan di jalur kereta.

Dengan berbagai langkah ini, Pemkot Bekasi menunjukkan keseriusan dalam melindungi masyarakat dari ancaman kecelakaan di perlintasan kereta.

Selain itu, pembenahan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah tidak lagi mentolerir kondisi berbahaya yang berpotensi merenggut nyawa. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor dan Jaksel Berpotensi Hujan Ringan
Prediksi Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan
Satpol PP Jakut Gencarkan Edukasi Karakter Anak Lewat Program Dharma Wanita Mengajar
Tawuran Maut di Kalibaru Tewaskan Remaja, Polisi Bentuk Pos Pantau
KemenHAM Minta Bentrokan Menteng Tak Dikaitkan dengan SARA
Info Cuaca Jabodetabek: Cerah Berawan, Bogor Sejuk Suhu 18 Derajat
Usai Bentrokan Maut Menteng, Gubernur Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi
Api Mengamuk di Pulo Gadung, 2 Orang Tewas dan Rumah Hangus Terbakar

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:03 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor dan Jaksel Berpotensi Hujan Ringan

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:53 WIB

Prediksi Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:23 WIB

Satpol PP Jakut Gencarkan Edukasi Karakter Anak Lewat Program Dharma Wanita Mengajar

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:51 WIB

Tawuran Maut di Kalibaru Tewaskan Remaja, Polisi Bentuk Pos Pantau

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:40 WIB

KemenHAM Minta Bentrokan Menteng Tak Dikaitkan dengan SARA

Berita Terbaru

Terobosan baru industri gawai. Qualcomm merancang fitur eksklusif AI Frame Fusion pada Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro demi pengalaman gaming ekstra mulus. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Qualcomm Bekali Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro

Kamis, 30 Jul 2026 - 12:00 WIB

Inovasi tablet ringkas Apple. Bocoran Bloomberg mengungkap kehadiran IP rating tahan air serta layar OLED pada iPad mini mendatang. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

iPad Mini Generasi Baru Bawa Sertifikasi Tahan Air

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:31 WIB

Sengkarut rilis game paling dinanti. Rockstar Games mengonfirmasi penukaran kode digital GTA 6 di PS5 terikat aturan region lock ketat, memicu risiko pemblokiran akun. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Rockstar Terapkan Region Lock GTA 6 PS5 dan Ancam Gamer

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:15 WIB