Malam Tahun Baru 2026, Transportasi LRT Jakarta Layani Warga hingga 02.00 WIB

Rabu, 31 Desember 2025 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LRT Jakarta beroperasi hingga dini hari untuk melayani warga saat perayaan malam Tahun Baru 2026 di Jakarta. (Posnews/Kemenhub)

LRT Jakarta beroperasi hingga dini hari untuk melayani warga saat perayaan malam Tahun Baru 2026 di Jakarta. (Posnews/Kemenhub)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – PT LRT Jakarta bergerak cepat jelang malam pergantian Tahun Baru 2026. Transportasi andalan ibu kota ini memperpanjang jam operasi hingga pukul 02.00 WIB, siap mengawal lautan manusia yang diprediksi memadati Jakarta saat detik-detik pergantian tahun.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT LRT Jakarta, Sheila Indira Maharshi, menegaskan kebijakan ini bukan basa-basi. LRT Jakarta pasang badan demi memastikan mobilitas warga tetap aman dan lancar di malam paling sibuk dalam setahun.

“Kami perpanjang operasional sampai pukul 02.00 WIB agar warga tetap bisa bergerak aman dan nyaman di malam tahun baru,” tegas Sheila, Rabu (31/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak main-main, LRT Jakarta juga siaga total. Seluruh sarana, prasarana, dan petugas disiapkan penuh. Fokus utama: keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang hingga dini hari.

Tak cuma soal angkut penumpang, LRT Jakarta juga panaskan atmosfer akhir tahun lewat program Ride dan Riddle.

Baca Juga :  TNI Mutasi 278 Perwira, Mayjen Bangun Nawoko Jadi Pangdam XIV Hasanuddin

Permainan stamp hunt dan teka-teki ini digelar di stasiun pada 26–28 Desember 2025, lalu lanjut 31 Desember 2025 pukul 16.00–02.00 WIB dan 1 Januari 2026 pukul 13.00–17.00 WIB.

“Penumpang bisa pulang bawa hadiah sambil menikmati perjalanan akhir tahun dengan cara yang seru,” beber Sheila.

Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta tetap menggelar perayaan Tahun Baru 2026, namun dengan gaya adem, sederhana, dan penuh makna.

Dentuman kembang api dicoret. Solidaritas untuk daerah terdampak bencana jadi prioritas.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menegaskan seluruh rangkaian acara tanpa kembang api.

Setiap titik perayaan justru diawali doa bersama dan muhasabah. “Tahun baru kita rayakan sederhana. Kembang api kita ganti dengan doa dan donasi,” tandas Budi.

Pemprov DKI menyiapkan delapan titik panggung hiburan, yakni:

  • Lapangan Banteng
  • M.H. Thamrin
  • Sarinah
  • Bundaran HI
  • Dukuh Atas
  • Semanggi
  • SCBD
  • FX Sudirman
Baca Juga :  Pemprov DKI Larang Ormas Sweeping Warung Saat Ramadan 2026, Pemilik Diminta Pasang Tirai

Tak hanya panggung hiburan, UMKM lokal ikut diangkat di sepanjang Jalan M.H. Thamrin–Sudirman, dari Sarinah hingga FX Sudirman.

Panggung utama di Bundaran HI bakal dihuni deretan musisi papan atas, mulai dari d’Masiv, Marion Jola, Feel Koplo, Andmesh, hingga Gondal Gandul Band. Lagu-lagu yang dibawakan mengusung pesan kesederhanaan dan semangat bangkit.

Yang tak kalah mencuri perhatian, perayaan dihiasi video mapping berbasis drone tanpa kembang api, mengusung pesan kepedulian untuk Sumatra.

Donasi Kemanusiaan Jadi Nafas Perayaan

Tak berhenti di hiburan, Pemprov DKI menyulap malam tahun baru jadi ajang solidaritas. Bersama BAZNAS BAZIS DKI Jakarta dan Bank Jakarta, donasi kemanusiaan disisipkan di seluruh rangkaian acara.

Bantuan disalurkan untuk korban bencana di Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan daerah lainnya, lewat QRIS di lokasi acara dan kanal digital real time.

“Ini bukan sekadar pesta. Ini aksi nyata solidaritas sosial,” tutup Budi.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minggu Cerah di Jabodetabek, BMKG Ingatkan Warga Hadapi Panas
Pelanggan Kecewa, Polemik Terios Turun Mesin Belum Berujung Penyelesaian
Jabodetabek Cerah Sabtu Ini, Warga Perlu Waspadai Terik Matahari
Hari Juang Polri 2026, Polisi dan Warga Bekasi Perkuat Kolaborasi Keamanan
Kebakaran Paseban Jakpus: 15 Rumah Terbakar, 120 Warga Terdampak
Jalan Licin di Kramat Jati Disorot, Pramono Minta Pedagang Masuk Pasar
Basri Sudah Ditangkap, Kini Bareskrim Kejar Yuwanky ke Singapura
BMKG: Cuaca Jabodetabek Cerah, Suhu Bisa Mencapai 35°C

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:12 WIB

Minggu Cerah di Jabodetabek, BMKG Ingatkan Warga Hadapi Panas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Pelanggan Kecewa, Polemik Terios Turun Mesin Belum Berujung Penyelesaian

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:06 WIB

Jabodetabek Cerah Sabtu Ini, Warga Perlu Waspadai Terik Matahari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Hari Juang Polri 2026, Polisi dan Warga Bekasi Perkuat Kolaborasi Keamanan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Kebakaran Paseban Jakpus: 15 Rumah Terbakar, 120 Warga Terdampak

Berita Terbaru

Kebakaran melanda rumah tradisional di Kampung Adat Sade Lombok Tengah. (Posnews/Ist)

DAERAH

Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:32 WIB

Ilustrasi, panas terik. (Posnews/Net)

JABODETABEK

Minggu Cerah di Jabodetabek, BMKG Ingatkan Warga Hadapi Panas

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:12 WIB