Energi Baru Indo-Pasifik: Australia Resmi Pasok Uranium

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Terobosan diplomatik di Melbourne. Australia membuka keran ekspor uranium ke India guna mendukung target energi bersih dan memperkuat keamanan regional. Dok: Istimewa.

Terobosan diplomatik di Melbourne. Australia membuka keran ekspor uranium ke India guna mendukung target energi bersih dan memperkuat keamanan regional. Dok: Istimewa.

MELBOURNE, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Australia akhirnya membuka keran ekspor komoditas strategis ke pasar India.

Terobosan Ekspor Nuklir di Melbourne

PM Anthony Albanese menemui PM Narendra Modi di kota Melbourne. Kedua pemimpin mengumumkan kesepakatan administratif baru pada hari Kamis.

Langkah ini menghidupkan kembali perjanjian ekspor uranium tahun 2014. Sebelumnya, kekhawatiran penggunaan senjata militer menghambat pelaksanaan komitmen tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Australia memiliki cadangan uranium terbesar di dunia saat ini. Namun, Australia tidak mengoperasikan pembangkit listrik tenaga nuklir.

Pemerintah Canberra mengekspor seluruh hasil tambang uranium ke luar negeri. Sementara itu, India membutuhkan pasokan bahan bakar nuklir secara masif.

Baca Juga :  Zelenskyy Bentuk Pasukan Khusus Penghancur Energi Rusia

Target Ambisius Energi Bersih India

India memiliki populasi penduduk mencapai 1,4 barat jiwa. Negara ini menargetkan kapasitas listrik nuklir 100 gigawatt pada 2047.

Kapasitas raksasa tersebut mampu mengalirkan listrik ke 60 juta rumah. Saat ini, listrik nuklir baru menyumbang 3% pasokan India.

Upaya India mendapatkan uranium menghadapi jalan yang cukup terjal. India menolak menandatangani Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT).

Australia biasanya melarang penjualan uranium kepada negara non-anggota NPT. India menilai traktat tersebut memihak negara-negara besar saja.

Dunia sempat mengisolasi India setelah uji coba nuklir tahun 1998. Namun, India berhasil mendapatkan dispensasi perdagangan global pada 2008.

Baca Juga :  KTT G20 Memanas: Ramaphosa Sindir Absennya AS

Peningkatan Kerja Sama Keamanan Indo-Pasifik

Modi dan Albanese juga menyepakati penguatan kerja sama pertahanan regional. Kedua negara mengkhawatirkan stabilitas keamanan di kawasan Indo-Pasifik.

Langkah ini merespons uji coba rudal kapal selam nuklir China. China baru-baru ini menembakkan rudal balistik ke Samudra Pasifik Selatan.

Australia mengecam keras aksi provokatif armada militer Beijing tersebut. Kini, Canberra dan Delhi mempererat aliansi strategis mereka secara nyata.

Hubungan dagang kedua negara mencatat angka yang sangat besar. Nilai perdagangan bilateral mencapai 54,4 miliar dolar Australia.

Modi akan melanjutkan perjalanan diplomatik ke New Zealand pada hari Jumat. Sebelumnya, pemimpin India ini juga telah mengunjungi Indonesia.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usulan Pengurangan Jam Kerja Diet PM Jepang Sanae Takaichi
Hakim AS Memerintahkan Donald Trump Menghentikan Iklan Politik
Korea Utara Meluncurkan Beberapa Rudal Balistik
Senator AS Mendesak Donald Trump Membatalkan Kesepakatan
Inisiatif Label Karya Manusia Pada Buku Bebas AI Semakin Marak
Jepang Menegaskan Dukungan Mahkamah Pidana Internasional
Polisi India Menangkap 2.000 Pengunjuk Rasa Gerakan Pemuda
Serangan Rudal Rusia Menewaskan 20 Warga Zaporizhzhia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Usulan Pengurangan Jam Kerja Diet PM Jepang Sanae Takaichi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Hakim AS Memerintahkan Donald Trump Menghentikan Iklan Politik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Korea Utara Meluncurkan Beberapa Rudal Balistik

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Senator AS Mendesak Donald Trump Membatalkan Kesepakatan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Inisiatif Label Karya Manusia Pada Buku Bebas AI Semakin Marak

Berita Terbaru

 Usulan pembatasan jam kehadiran Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di persidangan Diet memicu protes keras partai oposisi.  Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Usulan Pengurangan Jam Kerja Diet PM Jepang Sanae Takaichi

Selasa, 13 Okt 2026 - 09:52 WIB

Hakim federal AS melarang Donald Trump menayangkan iklan politik menggunakan dana pajak rakyat senilai 20 juta dolar. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim AS Memerintahkan Donald Trump Menghentikan Iklan Politik

Selasa, 13 Okt 2026 - 07:00 WIB