ANKARA, POSNEWS.CO.ID – Hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan sekutu Eropa kini memasuki fase kritis.
Perselisihan Sengit di KTT Ankara
KTT NATO di Ankara justru memicu perpecahan baru antar-anggota aliansi. Trump melabeli Spanyol sebagai mitra kerja sama yang buruk.
Ia juga menuntut kendali penuh atas wilayah semi-otonom Greenland. Hal ini langsung memicu kemarahan dari pihak pemerintah Denmark.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Denmark berjanji akan mempertahankan setiap jengkal wilayah kedaulatan mereka. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menerima perintah langsung dari Trump.
Trump meminta Bessent menyetop seluruh aktivitas perdagangan dengan Madrid segera. Langkah ini merusak harapan sekutu Eropa untuk meredakan ketegangan militer.
Penolakan Izin Militer dan Anggaran Pertahanan
Perselisihan ini bermula dari penolakan target anggaran belanja militer. Trump menuntut sekutu NATO menaikkan anggaran pertahanan hingga 5% PDB.
Sekjen NATO Mark Rutte berupaya meredakan ketegangan politik tersebut. Rutte menyebut Spanyol telah menaikkan anggaran militer menjadi 2%.
Namun, Trump tetap tidak menerima pembelaan dari pimpinan NATO tersebut. PM Spanyol Pedro Sanchez juga memicu kemarahan presiden Amerika Serikat.
Sanchez menolak memberikan izin penggunaan pangkalan militer untuk perang Iran. Sikap keras Sanchez ini membuat Trump mengambil langkah ekonomi ekstrem.
Tanggapan Tenang Madrid dan Hambatan Hukum
Kantor Perdana Menteri Pedro Sanchez menanggapi ancaman Trump secara santai. Pemerintah Spanyol menganggap gertakan Trump sebagai hal biasa saja.
Spanyol memiliki neraca dagang yang defisit terhadap Amerika Serikat. Selain itu, aturan Uni Eropa melarang boikot dagang secara individu.
Komisi Eropa memegang kendali penuh atas seluruh negosiasi dagang anggotanya. Pakar hukum ekonomi internasional Jennifer Hillman membagikan pandangan hukumnya.
Hillman menilai Trump harus membuktikan ancaman Spanyol terhadap keamanan nasional. Proses pembuktian hukum tersebut membutuhkan deklarasi darurat nasional yang rumit.
Antusiasme Investor dan Ekspor Unggulan Spanyol
Ancaman dagang Trump tidak menyurutkan minat para investor global. Raksasa manajemen aset BlackRock menempatkan Spanyol sebagai destinasi investasi utama.
BlackRock memegang aset senilai 104 miliar euro di negara matador tersebut. Juru bicara perusahaan memuji pertumbuhan ekonomi Spanyol yang sangat pesat.
Meski begitu, investasi langsung AS sempat menyusut pada kuartal pertama. Spanyol sendiri merupakan produsen dan eksportir minyak zaitun terbesar di dunia.
Negara ini juga mengekspor komponen otomotif, baja, bahan kimia, dan anggur. Asosiasi anggur Spanyol OIVE mencatat sedikit penurunan ekspor ke AS.
Namun, analis menilai ekonomi Spanyol sangat tangguh menghadapi gertakan Trump. Hubungan dagang swasta tetap berjalan kuat tanpa hambatan politik berarti.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia












