Misi Kemanusiaan Polri–Pelni, 273 Personel dan Logistik Dikirim ke Aceh – Sumut – Sumbar

Rabu, 17 Desember 2025 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi, Komjen Pol Mohammad Fadil Imran, bersama Direktur Utama Pelni Tri Andayani, meninjau langsung kesiapan pasukan, kendaraan, dan logistik di dalam KM EGON sebelum kapal bertolak dari Tanjung Priok. (Posnews/MR)

Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi, Komjen Pol Mohammad Fadil Imran, bersama Direktur Utama Pelni Tri Andayani, meninjau langsung kesiapan pasukan, kendaraan, dan logistik di dalam KM EGON sebelum kapal bertolak dari Tanjung Priok. (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polri menggandeng PT Pelni dalam misi kemanusiaan untuk menyalurkan bantuan ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kolaborasi ini diwujudkan dengan memberangkatkan Kapal Pelni KM EGON dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa malam (16/12/2025).

Melalui KM EGON, Polri mengirim 273 personel gabungan, termasuk tim kesehatan Mabes Polri, serta 75 unit kendaraan yang terdiri dari ambulans dan kendaraan operasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, kapal juga mengangkut logistik penting seperti dapur lapangan, perlengkapan pendukung, dan kebutuhan kemanusiaan lainnya.

Tak hanya personel, Polri turut mengirim bantuan vital berupa tenda pengungsian, genset, serta bahan pangan siap saji. Seluruh bantuan ini disiapkan untuk mempercepat penanganan korban bencana di wilayah terdampak.

Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi, Komjen Pol Mohammad Fadil Imran, bersama Direktur Utama Pelni Tri Andayani, meninjau langsung kesiapan pasukan, kendaraan, dan logistik di dalam KM EGON sebelum kapal bertolak dari Tanjung Priok.

Baca Juga :  Polri Kerahkan Armada Udara dari Pondok Cabe untuk Percepat Bantuan ke Aceh–Sumut–Sumbar

Dalam kesempatan itu, Komjen Pol Fadil Imran juga berdialog dengan personel yang akan bertugas. Ia memberikan arahan sekaligus suntikan semangat agar misi kemanusiaan berjalan optimal dan penuh empati.

“Kami hadir untuk membantu menyelesaikan persoalan dengan tiga prinsip utama, yakni tanggap, cepat, dan terorganisasi,” tegas Komjen Pol Fadil Imran.

Ia menambahkan, pengiriman bantuan ini menjadi bentuk penguatan kehadiran negara bagi masyarakat terdampak bencana. Polri, kata dia, berfokus pada misi kemanusiaan sekaligus menjamin rasa aman bagi warga.

“Kehadiran Polri harus memberi rasa aman, nyaman, dan ketenangan secara humanis dan kolaboratif,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fadil menekankan bahwa masyarakat tidak hanya membutuhkan logistik, tetapi juga kehadiran aparat yang menenangkan dan memberi semangat.

Baca Juga :  Berkas P-21, Bareskrim Limpahkan 7 Tersangka Narkoba White Rabbit ke Kejari Jaksel

Menurutnya, misi ini merupakan awal dari rangkaian upaya jangka menengah yang berkelanjutan.

“Kami memastikan bantuan tepat guna dan berkesinambungan hingga masyarakat bangkit kembali. Ini kerja bersama seluruh elemen bangsa,” pungkasnya.

Pelni Siap Mendukung Penuh Misi Kemanusiaan

Sementara itu, Direktur Utama Pelni Tri Andayani menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Polri dalam kolaborasi kemanusiaan ini. Ia menegaskan Pelni siap mendukung penuh misi tersebut.

“KM EGON berlayar dari Tanjung Priok menuju Medan, dilanjutkan ke Aceh, kemudian Padang, dan kembali ke Tanjung Priok,” jelas Tri Andayani.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pelindo dan Kementerian Perhubungan atas dukungan dan penugasan yang diberikan. Tri berharap misi kemanusiaan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana.

“Semoga bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi saudara-saudara kita di daerah,” tutupnya. (MR)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

I-GHAS 24/7, Sistem Baru Polri Deteksi Buronan Internasional
Slamet Uliandi Jadi Tersangka Keempat, Ini Perannya dalam Kasus Penyadapan
Viral 64 Nama Diduga Disadap, Benarkah Sudah Terverifikasi?
1.468 Titik Panas Karhutla, Kalteng Paling Mengkhawatirkan
DPR Dorong RUU Penyadapan, Privasi Warga Jadi Sorotan
Komisi Yudisial dan Polri Bahas Polisi Khusus Pengadilan
Purnawirawan Polri Dukung Kapolri di Tengah Kasus Penyadapan
Jokowi tunjukkan ijazah di sidang Roy Suryo

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:41 WIB

I-GHAS 24/7, Sistem Baru Polri Deteksi Buronan Internasional

Kamis, 5 November 2026 - 21:12 WIB

Slamet Uliandi Jadi Tersangka Keempat, Ini Perannya dalam Kasus Penyadapan

Kamis, 5 November 2026 - 17:23 WIB

Viral 64 Nama Diduga Disadap, Benarkah Sudah Terverifikasi?

Kamis, 5 November 2026 - 16:55 WIB

DPR Dorong RUU Penyadapan, Privasi Warga Jadi Sorotan

Kamis, 5 November 2026 - 16:44 WIB

Komisi Yudisial dan Polri Bahas Polisi Khusus Pengadilan

Berita Terbaru

Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto menandatangani kerja sama dengan dua perusahaan untuk membuka peluang kerja melalui program POLIRAN. (Posnews/Humas PMJ)

JABODETABEK

POLIRAN Buka Jalan Kerja bagi Warga Jakarta

Kamis, 5 Nov 2026 - 22:00 WIB

Kapolri Suyudi Ario Seto bersama Dirjen Imigrasi saat meluncurkan aplikasi I-GHAS 24/7 di Mabes Polri. (Posnews/Humas Polri)

NASIONAL

I-GHAS 24/7, Sistem Baru Polri Deteksi Buronan Internasional

Kamis, 5 Nov 2026 - 21:41 WIB

Ilustrasi, Penyadapan. (Magnific)

NASIONAL

Viral 64 Nama Diduga Disadap, Benarkah Sudah Terverifikasi?

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:23 WIB