Natalius Pigai Desak DPR, Korupsi Harus Dianggap Pelanggaran HAM di Indonesia

Selasa, 21 Oktober 2025 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri HAM Natalius Pigai. (Posnews/Instagram)

Menteri HAM Natalius Pigai. (Posnews/Instagram)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Segala cara dilakukan pemerintah untuk memberi efek jera bagi pelaku koruptor di Indonesia, diantaranya dengan mendapat hukuman berat.

Menteri HAM Natalius Pigai bahkan mendesak DPR segera menyetujui usulan agar tindak pidana korupsi dikategorikan sebagai pelanggaran HAM dalam revisi UU HAM.

“Kalau DPR setuju, Indonesia jadi negara pertama yang menyetarakan korupsi dengan pelanggaran HAM,” tegas Pigai di kantor KemenHAM, Selasa (21/10/2025).

Baca Juga :  25 Tewas dalam Serangan Rusia di Ukraina Timur

Pigai mengatakan, KemenHAM telah menggandeng para pakar, termasuk mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, untuk memperkuat rancangan pasal tersebut.

“Kami minta pandangan dari Bambang Widjojanto dan ahli lain. Dari sisi HAM, kami sudah punya dasar kuat,” ujarnya.

Ia menegaskan, korupsi merampas hak dasar rakyat karena uang publik diselewengkan untuk kepentingan pribadi.

Baca Juga :  Dua Tahun Tanpa Kepastian, Kasus Firli Bahuri Jadi Ujian Kredibilitas Polda Metro Jaya

Pigai mencontohkan, korupsi dana bantuan bencana bisa membuat korban kehilangan obat dan makanan hingga berujung kematian.

“Kalau pejabat makan uang bantuan saat rakyat sengsara, itu jelas pelanggaran HAM,” tandasnya.

Menurutnya, langkah ini penting agar korupsi tidak hanya dianggap kejahatan keuangan, tapi juga kejahatan kemanusiaan yang merugikan banyak orang. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci
Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:26 WIB

Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:38 WIB

Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:17 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB

Sinergi Tokyo-Washington di G7. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menggelar pertemuan bilateral singkat bersama Presiden AS Donald Trump untuk membahas isu Timur Tengah dan tarif dagang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:17 WIB