OTT Imigrasi Jakarta Barat, KPK Amankan 17 Orang Termasuk Eks Plt Dirjen Imigrasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Posnews/Ist)

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap hasil operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi layanan keimigrasian di Jakarta Barat.

Dalam operasi yang berlangsung di sejumlah wilayah, penyidik KPK mengamankan 17 orang, termasuk mantan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi, Safar M. Godam.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan tim penindakan KPK turut mengamankan Safar dalam operasi senyap tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari 17 orang yang diamankan, salah satunya saudara SG yang merupakan Plt Dirjen Imigrasi periode 2024-2025,” kata Budi kepada wartawan, Rabu (3/6/2026).

KPK Amankan Pejabat dan Pihak Swasta

KPK mengungkap delapan penyelenggara negara atau aparatur sipil negara (ASN) dan sembilan pihak swasta masuk dalam daftar 17 orang yang diamankan.

Baca Juga :  Timnas Indonesia U-23 Wajib Menang Besar atas Makau di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Selain melakukan penindakan di Jakarta, tim KPK juga menyisir sejumlah daerah untuk mengamankan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

Tim KPK mengamankan satu orang di Bali dan menangkap seorang pejabat lainnya di Jawa Barat.

“Satu orang diamankan di wilayah Jawa Barat yang merupakan Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Jawa Barat,” ujar Budi.

Dugaan Korupsi Layanan Keimigrasian

Berdasarkan informasi awal, OTT ini berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pengurusan dokumen dan izin tinggal warga negara asing (WNA) di Indonesia.

Saat ini, penyidik masih mendalami konstruksi perkara, termasuk menelusuri dugaan suap, gratifikasi, pemerasan, maupun penyalahgunaan kewenangan dalam layanan keimigrasian.

Kasus ini menyita perhatian publik karena berkaitan dengan sektor strategis yang mengawasi lalu lintas orang asing dan memberikan pelayanan publik di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Baca Juga :  Kejagung Musnahkan Jam Rolex KW Sitaan Koruptor Asabri Jimmy Sutopo

Status Tersangka Segera Diumumkan

KPK saat ini memeriksa seluruh pihak yang diamankan dan menelusuri aliran dana yang diduga terkait perkara tersebut.

Penyidik juga menyita kendaraan, uang asing, dan logam mulia yang diduga terkait korupsi.

Budi mengatakan KPK akan menggelar perkara untuk menentukan pihak-pihak yang akan menyandang status tersangka.

“Malam ini akan dilakukan gelar perkara. Kita tunggu bersama siapa saja yang nantinya ditetapkan sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan ini,” tegasnya.

KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak yang diamankan. Kasus ini menambah daftar OTT KPK pada 2026 yang membidik dugaan korupsi di layanan keimigrasian. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Roket Hezbollah dan Serangan Udara Israel Kembali Guncang
Menkeu AS Scott Bessent Bungkam Soal Imunitas Audit Pajak
Bayar Pajak Kendaraan Bekas Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Ini Syaratnya
Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK, Diperiksa Intensif dalam OTT Imigrasi Jakbar
Serangan Udara Iran Hantam Bandara Kuwait
Trump Konfirmasi Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Prabowo: Tidak Ada Ampun bagi Pencuri Uang Rakyat di Program MBG
BMKG: Cuaca Jabodetabek Berawan, Sejumlah Kota Berpotensi Hujan Ringan

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:49 WIB

Roket Hezbollah dan Serangan Udara Israel Kembali Guncang

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:53 WIB

Menkeu AS Scott Bessent Bungkam Soal Imunitas Audit Pajak

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:37 WIB

Bayar Pajak Kendaraan Bekas Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Ini Syaratnya

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:08 WIB

Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK, Diperiksa Intensif dalam OTT Imigrasi Jakbar

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:46 WIB

Serangan Udara Iran Hantam Bandara Kuwait

Berita Terbaru

Ketegangan baru di perbatasan. Hezbollah meluncurkan roket ke Israel sementara serangan udara Israel menghantam area dekat Beirut, menguji kesepakatan damai usulan AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Roket Hezbollah dan Serangan Udara Israel Kembali Guncang

Kamis, 4 Jun 2026 - 09:49 WIB

Skandal pajak di Capitol Hill. Menteri Keuangan Scott Bessent menolak menjelaskan status imunitas audit pajak Donald Trump setelah pembatalan dana kompensasi USD 1,776 miliar. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menkeu AS Scott Bessent Bungkam Soal Imunitas Audit Pajak

Kamis, 4 Jun 2026 - 08:53 WIB

Eskalasi berbahaya di Timur Tengah. Serangan udara Iran menghantam Bandara Kuwait dan memicu serangan balasan Amerika Serikat di dekat Selat Hormuz. Dok: REUTERS/Amir Cohen

INTERNASIONAL

Serangan Udara Iran Hantam Bandara Kuwait

Kamis, 4 Jun 2026 - 07:46 WIB