JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus narkotika besar resmi naik tahap P21.
Penyidik Bareskrim Polri langsung bergerak cepat melimpahkan dua tersangka beserta barang bukti dalam jumlah jumbo ke Kejaksaan Negeri Badung, Bali, Selasa (7/4/2026).
Langkah ini menandai berkas perkara telah dinyatakan lengkap oleh jaksa penuntut umum (JPU), sehingga proses hukum kini memasuki tahap penuntutan.
Pelimpahan Tahap II Berjalan Lancar
Penyidik Subdit IV Dittipidnarkoba yang dipimpin Kombes Pol Handik Zusen melaksanakan pelimpahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) mulai pukul 10.00 WITA di Bali.
Dua tersangka, Gusliadi dan Ardi Alfayat, resmi diserahkan kepada pihak jaksa.
Selain itu, tim JPU dari Kejati Bali turut hadir dan langsung melakukan pemeriksaan administrasi serta verifikasi barang bukti. Proses berlangsung aman, tertib, dan tanpa hambatan.
Barang Bukti Fantastis: Puluhan Kilogram Sabu hingga Ekstasi
Dalam kasus ini, polisi menyita barang bukti narkotika dalam jumlah besar yang mengindikasikan jaringan serius berskala luas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rinciannya:
- Sabu: total lebih dari 30 kilogram (gabungan dua tas)
- Ekstasi: ratusan butir (lebih dari 700 butir)
- Happy Water (MDMA): beberapa paket siap edar
- Alat hisap sabu dan perlengkapan lainnya
Sebagian kecil barang bukti telah disisihkan untuk uji laboratorium, sementara sisanya dimusnahkan sesuai prosedur hukum.
Modus Rapi, Kemasan Teh China hingga Logo Unik
Menariknya, sindikat ini menggunakan modus penyamaran dengan kemasan teh China bermerek Guanyinwang dan plastik bergambar Tikus 99 untuk mengelabui petugas.
Sementara itu, pil ekstasi dikemas dengan logo unik menyerupai Transformer, yang diduga menjadi ciri khas jaringan tertentu.
Status P21 menegaskan bahwa penyidikan telah rampung dan siap masuk meja hijau. Artinya, jaksa segera menyusun dakwaan dan melimpahkan perkara ke pengadilan.
Langkah cepat ini sekaligus menunjukkan komitmen aparat dalam menindak tegas peredaran narkoba lintas wilayah, khususnya jalur Bali yang kerap menjadi target sindikat internasional.
Polisi Buru Jaringan Lebih Besar
Meski dua tersangka sudah dilimpahkan, penyidik memastikan pengembangan kasus terus berjalan.
Polisi kini memburu kemungkinan adanya aktor lain di balik distribusi narkotika dalam jumlah besar tersebut.
Dengan pengungkapan ini, aparat berharap dapat memutus rantai peredaran narkoba sekaligus menyelamatkan ribuan jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika. (red)
Editor : Hadwan



















