Pasar Murah Polri di Semarang, Warga Nikmati Harga Telur Rp23 Ribu/Kg

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo bersama Alumni Akpol 90 meninjau pasar murah di Kecamatan Pedurungan, Semarang. Warga berbondong-bondong membeli sembako dengan harga terjangkau. (Dok-Polri)

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo bersama Alumni Akpol 90 meninjau pasar murah di Kecamatan Pedurungan, Semarang. Warga berbondong-bondong membeli sembako dengan harga terjangkau. (Dok-Polri)

SEMARANG, ONLINEWS.CO.ID – Polri terus menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat dengan menggelar Gerakan Pangan Murah serentak di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau.

Sebagai bagian dari gerakan nasional, Alumni Akpol 1990 Batalyon Dhira Brata melaksanakan Pasar Murah di Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Sabtu (23/8/2025). Acara ini berkolaborasi dengan Perum Bulog sebagai wujud nyata sinergi Polri dan BUMN demi kepentingan rakyat.

Kemudian, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo hadir langsung di lokasi dan disambut Karo SDM Polda Jateng Kombes Pol. Noviana Tursanurohmad bersama pejabat utama Polda Jateng.

Baca Juga :  Hati-hati! Jual atau Pinjamkan Rekening Tetap Bisa Dipidana

Kehadiran pasar murah ini membuat warga antusias. Mereka berbondong-bondong membeli bahan pokok berkualitas dengan harga miring.

Adapun barang yang dijual antara lain:

  • 600 kg telur Rp23.000/kg

  • 500 kg gula Rp15.000/kg

    ADVERTISEMENT

    ads

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  • 300 kg tepung Rp10.000/kg

  • 2.000 liter minyak goreng Rp15.000/liter

  • 8 ton beras SPHP Rp55.000/karung (5 kg)

Selanjutnya, salah satu warga Palebon, Ibu Anis, mengaku sangat terbantu. “Saya beli beras dua kantong, minyak dua liter, dan telur satu kilo. Harganya jauh lebih murah dari pasar. Begitu tahu ada pasar murah, saya langsung datang,” ujarnya.

Baca Juga :  Rekonstruksi Penembakan Brigpol Ronal di Puncak Jaya, Satgas Damai Cartenz Ungkap Kronologi Lengkap

Kegiatan ini tidak hanya meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat. Alumni Akpol 90 menegaskan komitmen untuk terus melanjutkan program serupa.

Hingga kini, Polri telah menggelar hampir 20.000 titik pasar murah dan menyalurkan puluhan ribu ton beras di seluruh pelosok tanah air. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB