Patrick Kluivert Terancam Dipecat Usai Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026

Selasa, 14 Oktober 2025 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Patrick Kluivert meninggalkan stadion setelah dua laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia tanpa pelatih kepala. Dok: PSSI

Patrick Kluivert meninggalkan stadion setelah dua laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia tanpa pelatih kepala. Dok: PSSI

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID –Kritikan terus mengalir terhadap Patrick Kluivert atas kegagalannya membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. Ia dinilai tidak mampu maramu strategi dan meningkatkan performa para pemain.

Pengamat sepakbola Belanda, Valentijn Driessen, melontarkan kritik pedas terhadap Patrick Kluivert dan tim kepelatihannya usai Timnas Indonesia gagal ke Piala Dunia 2026.

Driessen bahkan yakin, Kluivert cs akan segera dipecat menyusul hasil buruk yang menimpa Skuad Garuda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Timnas Indonesia tampil mengecewakan di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, khususnya di Grup B.

Mereka menelan dua kekalahan beruntun: melawan Arab Saudi 2-3 dan Irak 0-1. Kekalahan tersebut praktis menutup peluang Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026.

Baca Juga :  Mengapa Ambisi Pemimpin Dunia Tetap Menjadi Motor Konflik?

Kegagalan ini memicu gelombang kritik dari publik dan pengamat sepakbola, yang menuntut PSSI melakukan evaluasi total terhadap kinerja Patrick Kluivert dan tim kepelatihannya, yang seluruhnya berasal dari Belanda.

Gagal Manfaatkan Kualitas Pemain

Driessen, yang juga pengamat Belanda, menyoroti kegagalan Kluivert dengan tajam.

“Meski ada kontingen Belanda di semua lapisan staf dan skuad, mereka tetap tersingkir oleh Irak,” ujar Driessen, dikutip dari Voetbal Primeur, Selasa (14/10/2025).

Menurut Driessen, Skuad Garuda memiliki kualitas pemain yang mumpuni, termasuk Jay Idzes, Calvin Verdonk, Miliano Jonathans, Kevin Diks, hingga Maarten Paes. Namun, Kluivert dan timnya gagal memanfaatkan potensi pemain-pemain top tersebut.

“Ini adalah kegagalan melawan lawan yang kualitasnya jauh lebih rendah. Tak diragukan lagi, akan ada pembersihan besar-besaran, dan sebagian besar tim kepelatihan Belanda akan segera angkat kaki dari Jakarta. Mereka dicap tidak layak,” tegas Driessen.

Baca Juga :  Pengadilan Batalkan Kebijakan Tarif Global Donald Trump

Rapor Buruk Kluivert di Timnas Indonesia

Sejak ditunjuk menggantikan Shin Tae-yong pada Januari 2025, Kluivert diharapkan membawa Timnas Indonesia ke panggung dunia.

PSSI bahkan memberikan kebebasan bagi Kluivert memilih stafnya, seluruhnya berasal dari Belanda.

Namun, kenyataannya, rapor Kluivert jeblok. Dari delapan pertandingan bersama Timnas Indonesia, ia hanya meraih tiga kemenangan, satu imbang, dan empat kekalahan.

Kekalahan beruntun di babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 menambah tekanan bagi pelatih 45 tahun itu. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Drone Ukraina Bakar Kilang Minyak Moskow Kedua Kalinya
Ancaman Penahanan Dana NATO: AS Tinjau Ulang Pasukan
Politisi Republik Serang Kesepakatan Damai Trump dengan Iran
Amerika Serikat dan Iran Resmi Rilis Dokumen Damai
PM Jepang Sanae Takaichi Sukses Jalani Debut Diplomasi G7
Pemerintah dan PSSI Matangkan Strategi Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan
Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:46 WIB

Drone Ukraina Bakar Kilang Minyak Moskow Kedua Kalinya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:41 WIB

Ancaman Penahanan Dana NATO: AS Tinjau Ulang Pasukan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:19 WIB

Amerika Serikat dan Iran Resmi Rilis Dokumen Damai

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:07 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Sukses Jalani Debut Diplomasi G7

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Pemerintah dan PSSI Matangkan Strategi Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030

Berita Terbaru

Saling balas serangan udara. Ukraina membakar kilang minyak utama Moskow menggunakan drone sementara militer Rusia menggempur ibu kota Kyiv dengan rudal balistik. Dok: SOCIAL MEDIA/via REUTERS

INTERNASIONAL

Drone Ukraina Bakar Kilang Minyak Moskow Kedua Kalinya

Sabtu, 20 Jun 2026 - 12:46 WIB

Ketegangan di dalam tubuh aliansi. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengancam akan menahan iuran NATO dan meninjau ulang penempatan pasukan di Eropa hulu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ancaman Penahanan Dana NATO: AS Tinjau Ulang Pasukan

Sabtu, 20 Jun 2026 - 11:41 WIB