Pegawai SPPG Dibegal Subuh di Pondok Melati Bekasi, Motor Honda Beat Raib

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Begal. (@foto Int)

Ilustrasi, Begal. (@foto Int)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID  – Wajib waspada harus dilakukan pengendara sepeda motor di jalan raya terutama di malam hari hingga subuh untuk menghindari aksi kejahatan. Seperti yang dialami Ayu Dwi Setyoningsih (41).

Pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) itu dibegal saat hendak berangkat kerja di Jalan Patria Jaya IV, Jatirahayu, Pondok Melati, Kota Bekasi, Selasa (20/1/2026) dini hari.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu, korban mengendarai Honda Beat hitam B 5178 KII dari rumah menuju tempat kerja.

Baca Juga :  Longsor Sampah di Bantargebang Bekasi, Truk dan Warung Tertimbun - Tim BPBD Cari Korban

Namun, baru sampai lokasi kejadian, dua pelaku berboncengan motor langsung menghadang korban. Tanpa banyak bicara, pelaku memaksa Ayu menepi, lalu merampas sepeda motornya dan kabur.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan laporan masuk ke polisi sekitar pukul 05.15 WIB.

“Petugas langsung cek TKP dan mencari saksi,” kata Braiel, Rabu (21/1/2026).

Baca Juga :  Dugaan Suap Proyek Rp91 Miliar, KPK: Bupati Rejang Lebong Diduga Terima Rp980 Juta

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit motor Honda Beat tahun 2025. Korban selamat, namun sempat syok.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, kasus begal tersebut ditangani Polsek Pondok Gede dan diselidiki sebagai tindak pidana pemerasan sesuai Pasal 482 KUHP. Polisi masih memburu pelaku.

Aksi begal ini kembali membuat warga resah, terutama saat jam rawan dini hari. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB