Penculikan dan Pembunuhan Kepala KCP Bank BUMN, Polisi Buru Eksekutor di Jakarta

Kamis, 21 Agustus 2025 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilham Pradipta ditemukan tewas di Serang Baru, Bekasi setelah diculik. Dok-Istimewa

Ilham Pradipta ditemukan tewas di Serang Baru, Bekasi setelah diculik. Dok-Istimewa

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Polisi meringkus empat pelaku pembunuhan Kepala KCP sebuah bank BUMN di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Korban, Mohamad Ilham Pradipta (35), sebelumnya diculik usai menghadiri pertemuan dengan pihak Lotte Grosir di Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky, menjelaskan, “Baru empat orang yang diamankan, eksekutornya lagi dikejar.”

Keempat pelaku ditangkap tim gabungan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur. Sementara itu, polisi masih mengembangkan penyelidikan untuk menangkap eksekutor utama.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Perintahkan Usut Tuntas Kasus Ojol Tewas Ditabrak Rantis Polisi

“Saat ini kami masih mengembangkan penyelidikan untuk menangkap eksekutor utama.”

Rekaman CCTV Ungkap Aksi Penculikan

Keluarga korban mengungkap dari rekaman CCTV bahwa korban diangkut paksa oleh para pelaku. “Hasil pemeriksaan CCTV menunjukkan mobil pelaku datang tak lama setelah mobil Pak Ilham masuk parkiran. Mobil putih merapat ke samping mobil korban, lalu korban dibawa,” jelas perwakilan keluarga, Kamis (21/8/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban sempat mencoba melawan, namun tidak berhasil. Seorang saksi yang diduga kolega korban sempat melihat mobil pelaku, tetapi saat itu korban sudah dibawa pergi.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Tingkatkan Kasus Narkotika AKBP Didik Putra Kuncoro ke Penyidikan

AKBP Dicky menambahkan, korban diculik dari parkiran supermarket di Ciracas pada Rabu (20/8). Polisi menemukan jasad korban di semak-semak Kampung Karang Sambung RT 08 RW 04 Desa Nagasari, Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pagi tadi.

Korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup dengan pakaian batik cokelat, celana krem, dan sepatu sport. Polres Metro Bekasi menemukan luka pada tubuh korban. Jenazah kemudian dibawa ke RS Polri setelah identitasnya dipastikan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks
Dilema Keamanan di Laut Natuna: Mengapa Modernisasi Alutsista Regional Tak Terelakkan?
Jaga Kekhusyukan: Cara Mengatur Screen Time Selama Bulan Suci
Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi
Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas
Parkiran Minimarket Jadi Lokasi Transaksi, 18 Kg Ganja Disita Polisi di Duri Kepa
ABK Mengaku Tak Tahu Muatan Narkoba, Pigai: Hukuman Mati Tak Sejalan HAM
Zelenskyy: Ukraina Tidak Kalah dan Tolak Serahkan Donbas

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:05 WIB

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:58 WIB

Dilema Keamanan di Laut Natuna: Mengapa Modernisasi Alutsista Regional Tak Terelakkan?

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:48 WIB

Jaga Kekhusyukan: Cara Mengatur Screen Time Selama Bulan Suci

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:45 WIB

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:40 WIB

Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Berita Terbaru

Ilustrasi, Pedang bermata dua diplomasi. Melalui kacamata Liberalisme, sanksi ekonomi bukan lagi instrumen hukuman sederhana, melainkan penguji ketangguhan jaringan interdependensi global yang rumit. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks

Sabtu, 21 Feb 2026 - 20:05 WIB

Ilustrasi, Kembali ke alam. Tren busana Muslim tahun 2026 mengusung konsep kesederhanaan yang elegan melalui sentuhan warna bumi dan siluet minimalis yang mengutamakan kenyamanan fungsional. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi

Sabtu, 21 Feb 2026 - 17:45 WIB

Ilustrasi, Pahlawan di balik kesunyian Maghrib. Saat mayoritas warga berkumpul di meja makan, sebagian orang justru harus teguh berdiri di garis depan demi pelayanan dan kemanusiaan. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Sabtu, 21 Feb 2026 - 16:40 WIB