Perampok Bersenpi Gasak Rp 800 Juta di Tubaba Ditangkap, Otak dan Eksekutor Dibekuk

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bareskrim Ringkus 5 Perampok Tembak Kaca Truk di Tulang Bawang Barat. (Posnews/Ist)

Bareskrim Ringkus 5 Perampok Tembak Kaca Truk di Tulang Bawang Barat. (Posnews/Ist)

LAMPUNG, POSNEWS.CO.ID – Komplotan perampok bersenjata api yang menembak kaca truk dan menggondol uang Rp 800 juta di Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, akhirnya tumbang.

Tim gabungan Satresmob Bareskrim Polri, Resmob Polda Lampung, dan Polres Tubaba meringkus lima pelaku.

Polisi menangkap AY, T, J, Y, dan D dengan peran berbeda. Kini, kelimanya mendekam di sel tahanan.

Kanit III Satresmob Bareskrim Polri, AKBP Reinhard H. Nainggolan, menegaskan tim langsung bergerak setelah menerima laporan.

“Tim gabungan segera mengungkap kasus ini secara cepat dan komprehensif,” tegasnya, Sabtu (21/2/2026).

Kronologi Penembakan Rp 800 Juta

Perampokan terjadi Senin (19/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di Jalan Sudirman, Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Tubaba.

Saat itu, sopir truk dan staf distributor hendak menyetor Rp 800 juta ke Bank Mandiri. Namun di tengah jalan, dua pelaku yang berboncengan Yamaha Vixion memepet truk.

Baca Juga :  Ridwan Kamil Jalani Pemeriksaan Bareskrim Terkait Kasus Lisa Mariana Hari Ini

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, pelaku menembak kaca truk tiga kali hingga tembus. Sopir panik dan menghentikan kendaraan. Dalam hitungan detik, pelaku menyambar tas berisi uang Rp 800 juta lalu kabur.

Video warga memperlihatkan kaca truk BE-8247-QM pecah akibat tembakan.

Motor Dibuang di Bawah Tol

Kemudian, polisi olah TKP dan menyisir lokasi. Petugas menemukan Yamaha Vixion yang dipakai pelaku dibuang di bawah Tol Lampung–Palembang.

Selain itu, polisi mengamankan rekaman CCTV dan barang bukti lain. Bukti tersebut memperkuat kasus pencurian dengan kekerasan (curas).

Tak lama berselang, tim melacak pelaku hingga ke Sumatera Utara.

Diciduk di Batu Bara

Tim gabungan akhirnya menangkap tiga pelaku di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Rabu (18/2/2026). Polisi lalu membawa mereka ke Polres Tubaba.

Baca Juga :  Kasus Video Stand Up Comedy, Dittipidsiber Periksa Admin Kanal Pandji Pragiwaksono

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, membenarkan penangkapan itu.

“Benar, tiga pelaku kami tangkap di Batu Bara. Saat ini mereka sudah kami amankan di Tubaba,” ujarnya.

Setelah pengembangan, polisi menangkap dua pelaku lain. Total lima orang kini sudah dibekuk.

Peran Para Pelaku

Polisi membagi peran komplotan ini secara rinci:

AY: Otak aksi, menyiapkan mobil GranMax untuk mengangkut motor usai beraksi.

  • J: Joki motor saat eksekusi.
  • T: Eksekutor penembakan kaca truk.
  • Y: Pengintai menggunakan Honda Revo.
  • D: Penyedia motor untuk Y sekaligus ikut beraksi.

Kini, kelima tersangka terancam pasal curas dan kepemilikan senjata api ilegal. Polisi masih memburu kemungkinan jaringan lain dan menelusuri aliran uang rampokan.

Sebagai langkah pencegahan, aparat mengimbau masyarakat agar mengawal pengiriman uang dalam jumlah besar guna mencegah aksi perampokan serupa. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Tembus 1,58 Juta, KAI Catat Okupansi 40,87 Persen
Cyber Goes To School, Ditressiber Metro Jaya Edukasi Anak Cegah Kejahatan Digital
Kapolri Pastikan Kasus Oknum Brimob Aniaya Pelajar di Maluku Diproses Transparan
Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks
Dilema Keamanan di Laut Natuna: Mengapa Modernisasi Alutsista Regional Tak Terelakkan?
Jaga Kekhusyukan: Cara Mengatur Screen Time Selama Bulan Suci
Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi
Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:59 WIB

Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Tembus 1,58 Juta, KAI Catat Okupansi 40,87 Persen

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:44 WIB

Cyber Goes To School, Ditressiber Metro Jaya Edukasi Anak Cegah Kejahatan Digital

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:27 WIB

Kapolri Pastikan Kasus Oknum Brimob Aniaya Pelajar di Maluku Diproses Transparan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:11 WIB

Perampok Bersenpi Gasak Rp 800 Juta di Tubaba Ditangkap, Otak dan Eksekutor Dibekuk

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:05 WIB

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks

Berita Terbaru

Ilustrasi, Pedang bermata dua diplomasi. Melalui kacamata Liberalisme, sanksi ekonomi bukan lagi instrumen hukuman sederhana, melainkan penguji ketangguhan jaringan interdependensi global yang rumit. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks

Sabtu, 21 Feb 2026 - 20:05 WIB