Polda Metro Jaya Turunkan 2.511 Personel Amankan Reuni Akbar 212 di Monas

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. (Posnews/Ist)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kawasan Monumen nasional (Monas) Jakarta Pusat hari ini bakal ramai. Bagi pengendara yang melintas untuk menghindari kawasan itu karena arus lalu lintas dialihkan.  

Polda Metro Jaya sendiri akan menurunkan 2.511 personel gabungan untuk mengamankan dan memberikan pelayanan pada kegiatan Reuni Akbar 212 yang digelar Selasa (2/12/2025) sore hingga malam.

Baca Juga :  Gelar Perkara Senin 15 Desember, Roy Suryo Cs Siap Bongkar Bukti Kasus Ijazah Jokowi

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyebut personel gabungan terdiri dari 2.132 Polri, 100 TNI, dan 279 Pemda DKI.

“Kami akan mengamankan agar Reuni Akbar 212 berlangsung aman dan tertib. Polda Metro Jaya hadir untuk memastikan kegiatan berjalan lancar. Kami juga mengimbau peserta dan masyarakat sekitar saling menghormati, termasuk para pengguna jalan,” ujar Budi.

Baca Juga :  Pandji Pragiwaksono Buka Dialog soal “Mens Rea”, Diperiksa Polda Metro Jaya 63 Pertanyaan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait rekayasa lalu lintas, Budi menambahkan, pengalihan arus diberlakukan secara situasional mulai pukul 17.00 WIB hingga kegiatan selesai.

“Kami mengimbau masyarakat yang melintas untuk merencanakan rute alternatif dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama,” pungkasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi
Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:54 WIB

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:47 WIB

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Berita Terbaru

Membalikkan keadaan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim telah mengubah peta geopolitik Timur Tengah melalui ekspor teknologi pencegat drone ke negara-negara Teluk yang kini menjadi target serangan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Mar 2026 - 21:54 WIB

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB