Polisi Bongkar Misteri Tewasnya Satu Keluarga di Warakas, Tanjung Priok

Jumat, 2 Januari 2026 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi mengungkap kondisi tragis tiga jasad sekeluarga yang ditemukan tewas di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (2/1/2026).

Ketiga korban diduga meninggal akibat keracunan dengan kondisi tubuh mengalami melepuh.

“Secara kasatmata, ada kondisi tubuh yang melepuh di sekitar tubuh korban,” ujar Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Utara, Iptu Seno Adji Pradana, kepada wartawan di lokasi.

Ia menambahkan bahwa kondisi melepuh hanya ditemukan pada ketiga jenazah, sementara korban yang selamat tidak mengalami hal serupa.

“Untuk lebih dalamnya, nanti hasil pemeriksaan lanjutan dari Laboratorium Forensik yang bisa menjawab,” jelas Seno.

Baca Juga :  AS Gempur ISIS di Nigeria, Balas Pembantaian Umat Kristen

Tim Puslabfor Ambil Sampel dan Barang Bukti

Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri melakukan olah TKP dan mengambil sejumlah sampel dari lokasi, termasuk cairan dalam botol air mineral.

Petugas juga mengamankan bungkusan cokelat berisi botol air mineral sebagai barang bukti.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tim Labfor sudah mengambil sampel dari benda-benda di TKP yang diperlukan untuk pengecekan lebih lanjut,” jelas Iptu Seno.

Hasil olah TKP akan dirinci lebih lanjut oleh tim Laboratorium Forensik.

Pemeriksaan Awal: Mulut Korban Mengeluarkan Busa

Polisi mencatat bahwa ketiga korban mengeluarkan busa dari mulut. Jenazah terdiri dari satu orang ibu dan dua anaknya.

Baca Juga :  Penipuan Haji Rp 3,6 M di Jakut: 23 Jamaah Gagal Berangkat, Uang Raib

Selain itu, sejumlah barang bukti telah diamankan, termasuk botol minuman, sisa makanan, telepon genggam, dan barang lain yang terkait.

“Seluruh barang bukti diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” tambah Seno.

Hingga saat ini, Polres Metro Jakarta Utara bersama tim Puslabfor masih menelusuri penyebab kematian ketiga korban.

Polisi menghimbau masyarakat tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi laboratorium forensik.

“Penyelidikan masih berjalan. Kita akan koordinasi lebih lanjut dengan Labfor untuk memastikan penyebab kematian,” tutup Iptu Seno.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB