Polisi Pekanbaru Gagalkan Peredaran 44 Kg Sabu, Dua Kurir Ditangkap

Selasa, 26 Agustus 2025 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Polda Riau mengamankan dua kurir dan menyita 44 kilogram sabu dari jaringan narkoba internasional di Pekanbaru. (Dok-Polda Riau)

Polisi Polda Riau mengamankan dua kurir dan menyita 44 kilogram sabu dari jaringan narkoba internasional di Pekanbaru. (Dok-Polda Riau)

PEKANBARU, ONLINEWS.CO.ID – Polda Riau menggagalkan peredaran 44 kilogram sabu jaringan internasional di Pekanbaru. Polisi menangkap dua kurir yang membawa sabu dalam mobil Honda Jazz.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Putu Yudha Prawira mengatakan pengungkapan ini hasil pemetaan dan pemantauan sepekan oleh tim yang dipimpin Kasubdit I Kompol Yogie Pramagita dan Kanit Opsnal AKP Noki Loviko.

“Kasus ini berawal dari informasi lapangan yang ditindaklanjuti dengan pemetaan target. Tim lalu mengidentifikasi Honda Jazz biru metalik BM 1718 VS yang diduga membawa narkotika,” kata Kombes Putu, Senin (25/8/2025).

Baca Juga :  DPR Semprot Raja Juli Antoni, Tak Paham Kehutanan - Diminta Segera Mundur

Polisi menangkap WS (32) dan AH (29) di Jalan Kelapa Sawit–Jalan Harapan Raya, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Minggu (17/8). Mobil sempat melaju kencang, tetapi petugas berhasil menyergapnya di persimpangan lampu merah.

Polisi menyita dua tas hitam berisi 44 bungkus sabu seberat 44 kilogram dari kursi belakang mobil, lalu membawa tersangka dan barang bukti ke Mapolda Riau.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Siapkan Kantong Parkir Khusus di HUT ke-80 TNI di Monas

Keterangan awal menyebutkan kedua kurir dijanjikan Rp10 juta setelah sabu sampai ke tujuan. “Keduanya hanya berperan sebagai kurir. Kasus ini masih kami kembangkan untuk mengungkap jaringan besar di baliknya. Polisi telah mengamankan barang bukti dan mengirim sebagian ke Labfor,” tegas Kombes Putu. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi Hanukkah Sydney: Keluarga Terdakwa Naveed Akram Mohon Gag Order Akibat Ancaman Maut
Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz
Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, Korlantas Siapkan One Way Nasional
Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz
Gubernur Jakarta Minta Warga Tak Iming-imingi Kerabat Datang ke Ibu Kota
Napi Kabur Lapas Wamena Ditangkap di Yahukimo, Terafiliasi KKB dan Pembunuh Polisi
Terobosan Ekonomi Paris: AS dan China Sepakati Mekanisme Kerja Sama Baru
Update RSCM: Andrie Yunus Alami Luka Bakar 20 Persen, Mata Kanan Terancam

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:40 WIB

Tragedi Hanukkah Sydney: Keluarga Terdakwa Naveed Akram Mohon Gag Order Akibat Ancaman Maut

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:35 WIB

Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:37 WIB

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, Korlantas Siapkan One Way Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:31 WIB

Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:22 WIB

Gubernur Jakarta Minta Warga Tak Iming-imingi Kerabat Datang ke Ibu Kota

Berita Terbaru

Menyeimbangkan energi dan konstitusi. Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi memperkuat koordinasi dengan Amerika Serikat serta negara-negara Teluk guna menjamin keselamatan navigasi tanpa melanggar prinsip pasifisme Jepang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz

Selasa, 17 Mar 2026 - 14:35 WIB

Diplomasi buntu di Teluk. Presiden Donald Trump mengeklaim perang akan berakhir

INTERNASIONAL

Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz

Selasa, 17 Mar 2026 - 13:31 WIB