Polisi Tembak Dua Pelaku Tawuran di Depok, Propam Periksa Anggota

Rabu, 20 Agustus 2025 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Gede Oka Utama (Posnews/Ist)

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Gede Oka Utama (Posnews/Ist)

DEPOK, ONLINEWS.CO.ID – Polisi menembak dua pelaku tawuran di Sukmajaya, Depok. Kedua pelaku terkena luka tembak di bagian punggung dan kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Made Oka menjelaskan, kondisi dua pemuda yang ditembak tetap stabil meski menderita luka serius.

“Untuk dua pemuda yang terkena tembakan, saat ini dirawat di rumah sakit dan kondisinya stabil,” katanya kepada wartawan, Rabu (20/8/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi Penembak Masuk Pemeriksaan Propam

Selain itu, Made menegaskan dua anggota polisi yang melepaskan tembakan sedang diperiksa Propam Polda Metro Jaya. Keduanya juga sudah mendapat sanksi penempatan khusus (patsus).

Baca Juga :  PBB Memanas: Mayoritas Dewan Keamanan Kecam Blokade AS

“Proses ini sudah ditangani Propam Polda Metro Jaya, dan anggota tersebut sudah dipatsus,” ujarnya.

Meski begitu, ia belum menjelaskan dugaan pelanggaran yang membuat dua personel itu diperiksa. Hingga kini, Polres Metro Depok dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangani kasus tersebut secara bersama.

Kronologi Tawuran Sukmajaya

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi menerangkan, tawuran itu pecah pada Minggu (10/8) sekitar pukul 02.00 WIB. Saat patroli, polisi menemukan sekelompok remaja membawa senjata tajam di kawasan Sukmajaya.

Baca Juga :  Irjen Sandi Nugroho Motivasi Mahasiswa Baru USU: Jadilah Agen Perubahan

“Para terduga pelaku sudah menyiapkan peralatan untuk tawuran. Saat petugas datang, mereka berusaha kabur,” jelas Made, Senin (18/8/2025).

Polisi kemudian melepaskan tiga kali tembakan peringatan ke udara. Beberapa pelaku berhenti, tetapi sebagian tetap kabur.
“Dua orang akhirnya terkena tembakan dan terluka,” tambah Made. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB