Polisi Tetapkan 3 TKA China Tersangka Pengeroyokan di Tambang IPIP Kolaka

Sabtu, 31 Januari 2026 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga TKA China ditahan usai keroyok pekerja lokal, polisi koordinasi Kedubes. (Posnews/Ist)

Tiga TKA China ditahan usai keroyok pekerja lokal, polisi koordinasi Kedubes. (Posnews/Ist)

KOLAKA, POSNEWS.CO.ID – Kepolisian menggebrak kasus pengeroyokan terhadap dua pekerja lokal di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Polda Sultra menetapkan dan menahan tiga dari empat TKA asal China sebagai tersangka pada Jumat (30/1/2026).

Kasus ini bermula dari bentrokan di area tambang nikel PT Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP), di mana empat TKA China terlibat aksi kekerasan terhadap dua pekerja lokal hingga mengalami luka serius, setelah terjadi cekcok soal gaji.

Polisi kemudian mengamankan semua pelaku.

Menurut Kasubdit Jatanras Polda Sultra AKBP Seni Pabesak, tiga dari empat TKA China ditetapkan sebagai tersangka setelah pemeriksaan intensif.

Sementara satu TKA berstatus saksi. Polda Sultra menahan Zhou Zhen, Hu Yanming, dan Wu Bing sebagai tersangka, sementara penyidik memeriksa Wang Hao sebagai saksi.

Baca Juga :  Arsitektur Vernakular: Rumah Adat Lebih Cerdas daripada Beton?

Polisi mengambil langkah penahanan di Polda karena situasi di lokasi belum kondusif, dan telah berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum serta mengirim surat resmi ke Kedutaan Besar China terkait proses hukum terhadap TKA yang terlibat.

Insiden ini memicu reaksi keras masyarakat lokal. Sejumlah elemen adat mendesak pemerintah dan aparat untuk mendeportasi seluruh TKA yang terlibat aksi kekerasan dari wilayah Kolaka. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ungkap Bisnis Video A Day in My Life, 20 Konten Dibuat Sejak Juli
Galodo Solok Tewaskan 1 Warga, Polri Buka Pengungsian dan Cari Korban Hilang
Kasatpol PP Tangerang Dilaporkan Dugaan Pelecehan Seksual, Polda Banten Selidiki
Kebakaran NPCT1 Tanjung Priok Hanguskan 51 Isotank, Polisi Gandeng Labfor
WNA Thailand Diduga Salahgunakan Izin Tinggal, Buka Kelas Face Lifting di Hotel
Polisi Ungkap 20 Video A Day in My Life, 2 Tersangka Pernah Jadi Karyawan Swasta
Banjir Bandang Solok Putus Jalan Solok-Padang, 70 Rumah Terdampak
Satu Keluarga Tewas Kecelakaan di Gempol, Dua Truk Kabur

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 07:42 WIB

Polisi Ungkap Bisnis Video A Day in My Life, 20 Konten Dibuat Sejak Juli

Selasa, 22 September 2026 - 14:48 WIB

Kasatpol PP Tangerang Dilaporkan Dugaan Pelecehan Seksual, Polda Banten Selidiki

Selasa, 22 September 2026 - 14:34 WIB

Kebakaran NPCT1 Tanjung Priok Hanguskan 51 Isotank, Polisi Gandeng Labfor

Selasa, 22 September 2026 - 10:52 WIB

WNA Thailand Diduga Salahgunakan Izin Tinggal, Buka Kelas Face Lifting di Hotel

Selasa, 22 September 2026 - 09:16 WIB

Polisi Ungkap 20 Video A Day in My Life, 2 Tersangka Pernah Jadi Karyawan Swasta

Berita Terbaru

AS, Jepang, dan Korsel merilis pernyataan bersama jelang KTT Trump-Xi. Simak komitmen keamanan, dukungan Taiwan, dan isu Korea Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS, Jepang, dan Korsel Tegaskan Komitmen Dukung Taiwan

Rabu, 23 Sep 2026 - 09:00 WIB

Sony mengembangkan handheld PS6 Project Canis dengan AI PSSR 3.0 dan APU AMD 3nm. Simak rincian bocoran spesifikasi teknisnya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Sony Kembangkan Handheld PS6 Project Canis Berteknologi AI

Rabu, 23 Sep 2026 - 08:00 WIB

Final Fantasy VII Revelation membutuhkan storage 200 GB saat rilis. Simak penjelasan Square Enix dan rincian konten DLC terbarunya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Final Fantasy VII Revelation Minta Storage 200 GB

Rabu, 23 Sep 2026 - 07:00 WIB