Prabowo Hapus Utang Petani dan Tunjuk KSAD Pimpin Perbaikan Infrastruktur Bencana Aceh

Minggu, 7 Desember 2025 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto. (Posnews/Satpres)

Presiden Prabowo Subianto. (Posnews/Satpres)

ACEH, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah mengerahkan seluruh sumberdaya yang ada untuk memulihkan korban bencana di Sumatera. Presiden Prabowo Subianto untuk kedua kali meninjau langsung penanganan banjir dan longsor di Aceh, Minggu (7/12/2025).

Ia mengumumkan penghapusan KUR untuk petani terdampak bencana di Kampung Pante Baro, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami hapus semua utang, termasuk KUR. Petani tidak perlu khawatir membayar karena ini force majeure, bukan kelalaian,” tegas Prabowo.

Presiden juga mendapatkan laporan banyak bendungan jebol. Ia memastikan pemerintah akan segera memperbaiki semua infrastruktur yang rusak. “Bendungan yang jebol akan diperbaiki oleh PU,” ujarnya.

Baca Juga :  Mentan Amran Mengamuk dan Beri Ultimatum Pecat Koruptor Bantuan Banjir 1x24 Jam

Selain itu, sawah yang rusak akan direhabilitasi. Pemerintah menjamin petani tidak kehilangan lahan. “Perbaikan sawah jadi prioritas. Sementara itu, cadangan pangan dari daerah lain akan dikirim agar kebutuhan terpenuhi,” kata Prabowo.

TNI Pimpin Satgas Percepatan Infrastruktur

Prabowo menunjuk KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memimpin Satgas Percepatan Perbaikan Jembatan dan Infrastruktur Bencana. Penunjukan diumumkan saat meninjau pembangunan jembatan bailey yang rusak akibat banjir.

Baca Juga :  Rekonstruksi Mutilasi Tiara di Mojokerto, Warga Emosi Teriaki Alvi

“KSAD akan pimpin Satgas untuk membantu PU dan pemerintah daerah,” jelas Prabowo. Ia menekankan, TNI AD memiliki pasukan zeni, konstruksi, pembangunan, dan teritorial, sehingga perbaikan bisa berjalan cepat.

Presiden juga memberi apresiasi tinggi kepada seluruh instansi yang bekerja di lapangan. “Semua instansi bekerja maksimal, bahu-membahu dengan rakyat, pemerintah daerah, polisi, dan tentara,” ungkapnya.

Langkah ini diharapkan memulihkan infrastruktur dan mendukung petani tetap produktif, sekaligus mempercepat pemulihan warga terdampak banjir dan longsor di Aceh. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Sembilan Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah, Dokumen TPPU Disita
Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Jemaah Bersatu
KemenHAM Dialog dengan Warga Batunya dan Sidatapa Usai Tragedi Main Hakim Sendiri
Mall Jakarta dan Surabaya Ramai-Ramai Pasang Pagar Tinggi, APPBI Ungkap Alasannya
BGN Bongkar Rekening Ganda dan Dapur Fiktif MBG, Rp311,2 Miliar Kembali ke Negara
Mutasi Besar Polri Juli 2026: Kapolri Rotasi 146 Perwira, Banyak Kapolres dan Pati Berganti
Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari, Jakarta Barat hingga Bekasi Berganti Pimpinan
Putusan MK Soal MBG: Anggaran Pendidikan Tidak Boleh Dikurangi Meski APBN Terbatas

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Tim Sembilan Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah, Dokumen TPPU Disita

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:55 WIB

KemenHAM Dialog dengan Warga Batunya dan Sidatapa Usai Tragedi Main Hakim Sendiri

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:54 WIB

Mall Jakarta dan Surabaya Ramai-Ramai Pasang Pagar Tinggi, APPBI Ungkap Alasannya

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:38 WIB

BGN Bongkar Rekening Ganda dan Dapur Fiktif MBG, Rp311,2 Miliar Kembali ke Negara

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:09 WIB

Mutasi Besar Polri Juli 2026: Kapolri Rotasi 146 Perwira, Banyak Kapolres dan Pati Berganti

Berita Terbaru

Langkah taktis dua raksasa ekonomi. Intervensi gabungan otoritas keuangan Jepang dan Amerika Serikat mendongkrak nilai tukar yen hingga level 157 per dolar AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mata Uang Yen Melesat Tajam Sentuh Level 157 Per Dolar

Minggu, 2 Agu 2026 - 06:18 WIB