Presiden Brazil Lula da Silva Peringatkan Donald Trump

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketegangan diplomatik di Amerika Selatan. Presiden Brazil Lula da Silva memperingatkan mitranya Donald Trump agar tidak mencampuri urusan pemilihan umum mendatang di negaranya. Dok: Istimewa.

Ketegangan diplomatik di Amerika Selatan. Presiden Brazil Lula da Silva memperingatkan mitranya Donald Trump agar tidak mencampuri urusan pemilihan umum mendatang di negaranya. Dok: Istimewa.

GENEWA, POSNEWS.CO.ID – Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva memperingatkan Presiden AS Donald Trump secara tegas hari Rabu kemarin. Sebab, Lula meminta pemimpin Amerika Serikat tersebut untuk tidak mengintervensi proses pemilihan umum pada Oktober mendatang.

Meskipun begitu, ia tetap mengakui hak pribadi Trump untuk memiliki preferensi politik tersendiri di Brazil saat ini.

Saling Sindir Dinamika Politik di KTT G7

Sementara itu, perselisihan ini memanas setelah Trump menyebut situasi politik di Brazil semakin kasar dan sangat berbahaya. Trump menilai para politisi lokal bermain sangat kasar selama masa kampanye politik berlangsung akhir-akhir ini.

Namun, Lula segera membalas komentar miring tersebut dengan menyindir balik ketatnya persaingan politik di Amerika Serikat. Kedua pemimpin negara tersebut saat ini sedang menghadiri hari terakhir pertemuan puncak KTT G7 di Swiss.

Persaingan Sengit Bersama Dinasti Bolsonaro

Untuk pemilu mendatang, Lula bersiap mencalonkan diri kembali guna mengamankan masa jabatan kepresidenan berikutnya. Penantang utama Lula dalam jajak pendapat saat ini adalah Senator Flavio Bolsonaro yang merupakan anak mantan presiden.

Selain itu, ayah Flavio, Jair Bolsonaro, kini menjalani hukuman tahanan rumah karena kasus upaya kudeta militer tahun lalu. Trump juga sempat menggelar pertemuan khusus dengan Senator Flavio di Amerika Serikat bulan lalu. Pertemuan tersebut berlangsung hangat hanya beberapa pekan setelah Trump menemui Presiden Lula secara resmi.

Baca Juga :  Kapolri Bongkar Tren Baru Narkoba, Ketamine dan Etomidate Dipakai Lewat Vape

Masalah Hukum Baru dan Reaksi Keras AS

Namun, masalah hukum baru kini menjerat saudara laki-laki Flavio, Eduardo Bolsonaro, di pengadilan tinggi Brazil. Hakim memvonis Eduardo bersalah karena mencoba meminta bantuan intervensi dari administrasi Trump dalam persidangan ayahnya.

Akibatnya, vonis bersalah ini langsung memicu reaksi keras dan kritik tajam dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Juru bicara pemerintah AS menilai keputusan pengadilan tersebut murni merupakan bentuk persekusi politik terhadap kelompok oposisi. Oleh karena itu, ia mendesak agar penyelesaian sengketa politik berjalan melalui jalur pemilu yang demokratis dan adil.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Donald Trump Tolak Iran Terkait Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Paus Leo XIV Pimpin Misa Terbuka di Champs-Élysées Paris
Penembakan Massal di Afrika Selatan Menewaskan 27 Orang
Melania Trump dan Peng Liyuan Kunjungi Museum Seni Asia
Benjamin Netanyahu Sebut Tuduhan Genosida Kebohongan
PM Jepang Sanae Takaichi Hadapi Dilema Diplomasi
Board of Peace Ajukan Rencana Rekonstruksi Gaza
Senat Italia Sahkan Aturan Kerangka Hukum Energi Nuklir

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 19:30 WIB

Donald Trump Tolak Iran Terkait Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Minggu, 27 September 2026 - 19:00 WIB

Paus Leo XIV Pimpin Misa Terbuka di Champs-Élysées Paris

Sabtu, 26 September 2026 - 16:15 WIB

Melania Trump dan Peng Liyuan Kunjungi Museum Seni Asia

Sabtu, 26 September 2026 - 14:13 WIB

Benjamin Netanyahu Sebut Tuduhan Genosida Kebohongan

Sabtu, 26 September 2026 - 13:03 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Hadapi Dilema Diplomasi

Berita Terbaru

Donald Trump menolak proposal Iran untuk membuka Selat Hormuz. Simak detail tanggapan AS, isu nuklir Iran, dan dampak ekonomi global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Tolak Iran Terkait Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Minggu, 27 Sep 2026 - 19:30 WIB

Paus Leo XIV memimpin misa terbuka di Champs-Élysées Paris yang menghimpun 800 ribu warga. Simak detail kunjungan dan pesan perdamaiannya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Pimpin Misa Terbuka di Champs-Élysées Paris

Minggu, 27 Sep 2026 - 19:00 WIB