ATHENA, POSNEWS.CO.ID – Dua helikopter pemadam kebakaran bertabrakan di udara saat berjuang menaklukkan kebakaran hutan hebat yang menghancurkan lebih dari 100 rumah di barat laut Athena pada Minggu.
Insiden Maut Helikopter dan Eskalasi Kebakaran di Yunani
Petugas pemadam kebakaran mengonfirmasi bahwa tabrakan fatal tersebut terjadi di kawasan Psatha, wilayah Attica. Helikopter pertama jatuh dan terbakar hingga menewaskan dua kru yang terdiri dari warga negara Yunani dan Denmark. Sementara itu, helikopter kedua yang membawa kru berkebangsaan Yunani dan Inggris berhasil mendarat selamat setelah melepaskan muatan airnya.
Rekaman video memperlihatkan baling-baling utama helikopter bawah membentur bagian bawah helikopter atas sebelum helikopter pertama jatuh terhempas api. Aparat kepolisian menangkap dua warga Yunani atas dugaan kelalaian setelah percikan api dari jaringan listrik swasta turbin angin memicu kebakaran besar yang merembet dari Boeotia hingga Attica.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Angin kencang mendorong kobaran api di Porto Germeno menyeberangi pegunungan hingga membakar amunisi aktif di area latihan militer Veniza. Petugas pemadam kebakaran memfokuskan upaya untuk menghadang pergerakan api agar tidak menembus kota pesisir Megara yang dihuni sekitar 30.000 jiwa. Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis menegaskan bahwa intensitas cuaca ekstrem dan kekuatan alam telah melampaui seluruh kapasitas operasional manusia. Di tempat terpisah, warga Pulau Kefalonia juga mengungsikan diri akibat ancaman titik api baru di kawasan Pastra.
Krisis Gelombang Panas Eropa dan Penutupan PLTN Hongaria
Kebakaran hutan dan kekeringan ekstrem meluas ke berbagai wilayah Benua Eropa. Di Prancis, perubahan arah angin mendorong api melahap kawasan hutan Var serta memicu penutupan jalan tol utama dekat Carcassonne. Di Spanyol, tim pemadam berjuang mengendalikan kobaran api yang melahap puluhan ribu hektar lahan di provinsi Caceres.
Krisis air turut memukul sektor energi Eropa akibat penurunan debit air Sungai Danube hingga menyentuh rekor terendah di Hongaria, Serbia, dan Rumania. Perdana Menteri Hongaria Peter Magyar mengumumkan penutupan penuh Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) tunggal milik negara untuk pertama kalinya dalam empat dekade akibat kekeringan parah Sungai Danube. Sementara itu, Menteri Energi Serbia mengonfirmasi bahwa penyusutan air sungai memangkas produksi harian pembangkit listrik tenaga air terbesar di negaranya hingga tersisa 20 persen saja.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













