Propam Periksa Petugas, Usai Pembunuhan Alvaro Tewas Bunuh Diri di Ruang Konseling

Selasa, 25 November 2025 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Polda Metro Jaya. (Posnews/Ist)

Gedung Polda Metro Jaya. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus kematian Alex Iskandar, ayah tiri Alvaro Kiano Nugroho (6), terus bergulir semakin memantik tanda tanya besar publik. Bagaimana bisa tersangka bisa tewas bunuh diri di ruang pemeriksaan.

Alex yang menjadi tersangka pembunuhan sadis terhadap anak tirinya ditemukan tewas diduga bunuh diri di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan. Buntut insiden itu, Propam langsung memeriksa petugas jaga yang berada di lokasi saat kejadian.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, memastikan Propam mendalami prosedur pengawasan di lokasi.

“Pastinya akan didalami oleh Propam,” tegasnya, Selasa (25/11/2025).

Sementara itu, Kasi Propam Polres Jakarta Selatan Kompol Bayu Agung Ariyanto mengungkap bahwa dua personel piket sudah diperiksa terkait dugaan kelalaian pengawasan.

Baca Juga :  Fakta Baru Kasus Alvaro, Ayah Tiri Diduga Bunuh Diri di Ruang Konseling Bukan di Sel

“Kami sudah memeriksa dua personel yang saat itu piket,” ujar Bayu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Detik-detik Alex Bunuh Diri di Ruang Konseling

Alex Iskandar diduga bunuh diri pada Minggu (23/11) saat hendak menjalani pemeriksaan medis. Ia sebelumnya telah mengakui perbuatannya sebagai pelaku pembunuhan Alvaro.

Tindakan nekat itu dilakukan hanya beberapa jam setelah ia ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik.

Rekonstruksi Kejahatan: Alvaro Diculik, Dibekap, Dibungkus Plastik

Kasus ini mengerikan sejak awal. Pada 6 Maret 2025, Alvaro diculik ayah tirinya dari sebuah masjid di kawasan Bintaro, Pesanggrahan.

Alvaro menangis tanpa henti dan membuat pelaku naik pitam. Dalam kondisi kalap, Alex membekap bocah itu hingga tewas.

Jenazah Alvaro kemudian dibungkus plastik, disembunyikan selama tiga hari, lalu dibuang pada 9 Maret 2025.

Baca Juga :  Senpi Rakitan Pemasok Kejahatan Jakarta Dibongkar Polisi, 5 Pelaku Dibekuk Berikut Amunisi

Motif Sakit: Balas Dendam karena Dugaan Perselingkuhan

Polisi mengungkap trigger utama aksi tersebut. Dalam jejak digitalnya, Alex menuliskan keinginan untuk balas dendam kepada istrinya, ibu kandung Alvaro.

Kombes Budi Hermanto membenarkan temuan itu.

“Tersangka memiliki dorongan emosional dan niat balas dendam. Itu ia akui dalam pemeriksaan,” ungkapnya.

Pada Minggu (23/11), polisi menemukan kerangka manusia di Tenjo, Bogor yang diduga kuat milik Alvaro. Identifikasi masih menunggu hasil tes DNA untuk memastikan kecocokan.

Kasus ini menjadi salah satu tragedi paling sadis dan kompleks sepanjang 2025, mengungkap sisi gelap kekerasan keluarga sekaligus mengguncang sistem pengawasan kepolisian. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

150 Massa Bertopeng Bikin Ricuh May Day Bandung, Polisi Buru Pelaku
May Day Bandung Ricuh, Massa Bakar Videotron dan Pos Polisi di Dago
Heboh May Day 2026: Polda Metro Jaya Tangkap 101 Orang, Sita Bom Molotov
Ukraina Siap Berbagi Keahlian Drone Tempur dengan Jepang
BMKG Prediksi Hujan Guyur Jakarta dan Kota Besar Indonesia Sabtu 2 Mei 2026
Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:36 WIB

150 Massa Bertopeng Bikin Ricuh May Day Bandung, Polisi Buru Pelaku

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:20 WIB

May Day Bandung Ricuh, Massa Bakar Videotron dan Pos Polisi di Dago

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:07 WIB

Heboh May Day 2026: Polda Metro Jaya Tangkap 101 Orang, Sita Bom Molotov

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:33 WIB

Ukraina Siap Berbagi Keahlian Drone Tempur dengan Jepang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:18 WIB

BMKG Prediksi Hujan Guyur Jakarta dan Kota Besar Indonesia Sabtu 2 Mei 2026

Berita Terbaru

Alun-alun teknologi militer. Ukraina menawarkan kerja sama sistem nirawak dan pengalaman medan tempur kepada Jepang guna memperkuat pertahanan Tokyo di tengah perubahan peta keamanan Asia-Pasifik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ukraina Siap Berbagi Keahlian Drone Tempur dengan Jepang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:33 WIB