Remisi Waisak 2026: 1.052 Warga Binaan Dapat Pengurangan Hukuman, 6 Napi Bebas

Senin, 1 Juni 2026 - 06:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. (Posnews/Ist)

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026 membawa kabar baik bagi warga binaan beragama Buddha.

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) memberikan Remisi Khusus (RK) dan Pengurangan Masa Pidana (PMP) kepada 1.052 warga binaan di seluruh Indonesia.

Program ini menjadi bentuk penghargaan bagi warga binaan yang aktif mengikuti pembinaan dan menunjukkan perubahan perilaku positif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Enam Narapidana Langsung Bebas

Data Ditjenpas mencatat 1.047 narapidana menerima Remisi Khusus Waisak, sedangkan lima anak binaan memperoleh PMP Khusus Waisak.

Sebanyak 1.041 narapidana menerima Remisi Khusus I berupa pengurangan masa pidana. Sementara itu, enam narapidana memperoleh Remisi Khusus II dan langsung bebas saat Waisak 2026.

Baca Juga :  Warga Binaan Lapas Dilatih Beternak, Pemerintah Dorong Kemandirian dan Ketahanan Pangan

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menegaskan remisi merupakan apresiasi negara bagi warga binaan yang serius memperbaiki diri selama menjalani pembinaan.

β€œRemisi diberikan kepada warga binaan yang menunjukkan kesungguhan memperbaiki diri dan mengikuti pembinaan dengan baik,” kata Agus, Minggu (31/5/2026).

Hemat Anggaran Rp842 Juta

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, mengatakan pemberian remisi juga berdampak pada efisiensi anggaran negara.

Ditjenpas mencatat remisi Waisak 2026 menghemat biaya makan narapidana sekitar Rp840,5 juta. Sementara PMP bagi anak binaan menghemat anggaran sekitar Rp2,14 juta.

Baca Juga :  Wisma Atlet Resmi Disewakan, ASN hingga MBR Bisa Nempati Mulai Rp1,1 Juta per Bulan

β€œKami berharap remisi ini memotivasi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan siap kembali ke masyarakat,” ujar Mashudi.

Penghuni Lapas Capai 270 Ribu Orang

Berdasarkan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), jumlah penghuni lapas dan rutan hingga Mei 2026 mencapai 270.779 orang, terdiri dari 55.457 tahanan dan 215.322 narapidana.

Pemerintah menilai remisi keagamaan berperan penting dalam mendukung pembinaan, mengurangi kepadatan lapas, serta mempercepat reintegrasi sosial warga binaan.

Melalui program ini, Kemenimipas berharap warga binaan dapat membangun kehidupan yang lebih produktif dan taat hukum setelah kembali ke masyarakat. (MO)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan
Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai
Puluhan Negara Desak Solusi Dua Negara demi Akhiri Konflik
Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump
Uni Eropa Sepakat Memulai Negosiasi Keanggotaan
AOC Resmi Luncurkan Monitor Gaming AGP277QKP
Tanah Longsor Sapu Tujuh Persen Populasi Orangutan
Putri Bajrakitiyabha Wafat pada Usia 47 Tahun

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:15 WIB

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:00 WIB

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:05 WIB

Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:02 WIB

Uni Eropa Sepakat Memulai Negosiasi Keanggotaan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:21 WIB

AOC Resmi Luncurkan Monitor Gaming AGP277QKP

Berita Terbaru

Gebrakan besar di perbatasan. Otoritas Hong Kong menyita ratusan ribu barang palsu termasuk jersi Piala Dunia siap ekspor senilai dua puluh juta dolar AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Jun 2026 - 18:15 WIB

Terobosan besar diplomasi global. Amerika Serikat dan Iran mendekati kesepakatan damai akhir untuk mengakhiri perang tiga bulan dan memulihkan pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:00 WIB